Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesona Burung 'Surga' Cenderawasih di Bukit Issyo Papua

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 16:00 WIB | Oleh:

Peneliti cendrawasih Edoward Krisson Raunsay menyatakan apresiasinya atas upaya pelestarian burung cenderawasih yang disertai upaya menjaga lingkungan burung tersebut yang saat ini habitatnya makin terancam.

Menurut dia, apa yang dilakukan masyarakat di Nimbokrang, khususnya di Rhepang Muaib, harus didukung semua pihak. Tanpa dukungan maksimal dalam menjaga habitatnya, maka bukan hanya hutan yang hilang, tapi juga burung-burung langka tersebut juga pasti punah.

Perambahan hutan atau pembukaan lahan yang disertai pengalihan fungsi lahan dapat menyebabkan punahnya habitat tersebut. Edoward sangat berharap keberadaan ekowisata burung cenderawasih di Nimbokrang dapat menjadi model pengelolaan biodiversitas berbasis masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.

Karena itulah ke depan perlu ada penguatan kapasitas masyarakat lokal sebagai pelaku utama ekowisata melalui pelatihan, penyuluhan, dan pemberdayaan ekonomi. Juga perlu adanya pengembangan regulasi ekowisata yang ketat dan beretika, termasuk kuota kunjungan, waktu kunjungan, dan jarak pandang pengamatan untuk melindungi habitat dan perilaku satwa liar.

Integrasi dengan riset ilmiah dan pendidikan menjadikan ekowisata sebagai laboratorium lapangan untuk penelitian burung cenderawasih dan pelestarian habitat hutan tropis Papua.

Selain itu juga perlu penciptaan insentif konservasi agar manfaat ekonomi langsung terasa oleh masyarakat lokal sebagai kompensasi terhadap praktik menjaga hutan dan tidak berburu satwa liar.

"Dengan pendekatan yang tepat, ekowisata ini dapat menjadi pilar pembangunan berkelanjutan yang menghormati budaya lokal, menjaga warisan alam Papua, serta memperkuat posisi Indonesia dalam konservasi global," kata Edoward Krisson Raunsay yang mengajar di FKIP Universitas Cenderawasih di Abepura, Kota Jayapura.

Selain di Rhepang Muaib ada beberapa lokasi untuk menyaksikan kepakan sayap burung cenderawasih beserta kicauannya yakni di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Memang ada beberapa lokasi yang bisa dikembangkan menjadi ekowisata seperti halnya yang dilakukan di Rhepang Muaib sehingga selain menjaga habitat burung cenderawasih juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan keberadaan ekowisata di Issyo Hills selain dapat menjaga ekosistem burung cenderawasih beserta hutannya juga memberikan pendapatan kepada masyarakat di sekitarnya," kata Edoward Krisson Raunsay yang mengaku sudah pernah berkunjung ke kawasan itu bersama mahasiswa FKIP Uncen untuk meneliti tentang burung cenderawasih

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.