Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jakbar Akan Tata Kolong Flyover Rawa Buaya dan Grogol Jadi Ruang Publik

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 15:15 WIB | Oleh:
Pemkot Jakbar Akan Tata Kolong Flyover Rawa Buaya dan Grogol Jadi Ruang Publik Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Petugas melakukan penataan kolong flyover Grogol, Jakarta Barat, Rabu (6/12/2023).

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat tengah menyiapkan rencana penataan kolong jalan layang atau flyover Rawa Buaya dan Grogol. Penataan ini ditujukan untuk mengubah kawasan kolong flyover menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat, Imron Sjahrin, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Arahan itu muncul setelah Gubernur meninjau Skatepark di kolong flyover Slipi pada 14 Agustus 2025 yang kondisinya dinilai tertata dengan baik.

"Kita meneruskan arahan dari Pak Gubernur sehubungan dengan kunjungan beliau pada Kamis yang lalu ke kolong flyover Slipi terkait dengan kondisinya yang sudah tertata," ujar Imron saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Menurut Imron, Gubernur DKI Jakarta menginginkan pemanfaatan kolong flyover di wilayah yang memiliki area cukup luas untuk dijadikan ruang publik. Penataan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kota sekaligus menyediakan sarana aktivitas masyarakat di kawasan perkotaan.

"Pak Gubernur menginginkan kolong flyover yang memang medianya agak luas untuk dilakukan penataan supaya lebih baik, lebih tertata, lebih indah, apalagi kalau bisa dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat," tutur Imron.

Rencana tersebut saat ini masih berada pada tahap awal perencanaan. Pemkot Jakarta Barat bersama pihak terkait sedang membahas kemungkinan skema pembiayaan dan konsep penataan yang akan diterapkan pada kolong flyover Rawa Buaya dan Grogol.

Imron menyebutkan, pembiayaan penataan bisa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Skema pembiayaan akan ditentukan setelah Pemkot bersama Pemprov DKI melakukan kajian lebih lanjut.

"Seluruh wali kota diarahkan untuk mencari lagi lokasi-lokasi di wilayahnya masing-masing. Tergantung nanti apakah anggarannya pakai APBD, apakah nanti memang menggunakan dana CSR di masing-masing wilayah," imbuh Imron.

Selain pembiayaan, Pemkot Jakarta Barat juga belum dapat menyampaikan rincian terkait konsep, desain, serta jadwal eksekusi penataan. Hal ini dikarenakan proses perencanaan masih berlangsung dan perlu mempertimbangkan berbagai aspek teknis maupun kebutuhan masyarakat.

Penataan kolong flyover di Jakarta bukanlah hal baru. Beberapa lokasi sebelumnya sudah ditata menjadi ruang publik, seperti Skatepark di Slipi yang menjadi contoh keberhasilan pemanfaatan area kolong flyover. Pemkot Jakarta Barat berharap penataan di Rawa Buaya dan Grogol dapat meniru kesuksesan tersebut.

Kolong flyover yang luas dinilai memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan secara produktif. Selain menjadi sarana aktivitas masyarakat, kawasan tersebut juga dapat berfungsi sebagai ruang interaksi sosial, olahraga, hingga kegiatan seni budaya.

Pemkot Jakarta Barat menargetkan agar rencana ini tidak hanya menjadi penataan fisik semata, tetapi juga mampu menciptakan ruang publik inklusif. Ruang tersebut diharapkan bisa diakses berbagai kalangan warga tanpa terkecuali, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kota yang ramah dan tertata.

Meski detail pelaksanaan belum ditentukan, inisiatif penataan ini dipandang sebagai langkah penting dalam memperluas ruang publik di Jakarta. Dengan memanfaatkan kolong flyover yang selama ini kurang termanfaatkan, kawasan perkotaan di Jakarta Barat diharapkan lebih hidup dan nyaman bagi warganya.

Jika rencana ini terealisasi, penataan kolong flyover Rawa Buaya dan Grogol akan menjadi wajah baru ruang publik Jakarta Barat. Langkah ini juga sejalan dengan visi Pemprov DKI Jakarta dalam mengoptimalkan ruang kota agar lebih fungsional, estetis, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Penataan Kawasan Unggulan R...
Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.