Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Besar di Pakistan

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 19:09 WIB | Oleh:
Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Besar di Pakistan Doc: ANTARA/Str/Xinhua
Ket. Sejumlah kendaraan terendam banjir di Karachi, Pakistan, Selasa (19/8).

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa tidak ada WNI yang jatuh menjadi korban jiwa dalam bencana banjir besar dan longsor di Pakistan yang menewaskan ratusan jiwa sejak pertengahan Agustus 2025.

Menurut Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha, KBRI Islamabad telah menjalin komunikasi dengan para WNI di daerah terdampak bencana, antara lain Distrik Buner yang terdampak paling parah.

“Diperoleh informasi bahwa hingga saat ini terpantau tidak ada WNI yang menjadi korban bencana banjir dan tanah longsor di Pakistan,” kata Judha dalam pernyataan tertulis yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Meski tidak ada WNI yang menjadi korban, Direktur PWNI Kemlu melaporkan bahwa WNI yang berada di Distrik Buner masih terdampak pemadaman listrik sejak beberapa hari terakhir.

Ada 30 WNI yang tinggal di Distrik Buner, kata Judha, sembari menambahkan bahwa semua WNI tersebut adalah ibu rumah tangga.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dia memastikan KBRI Islamabad akan terus memonitor situasi bencana dan kondisi para WNI, serta siap memberikan bantuan apabila diperlukan atau diminta para WNI.

Kemlu RI mencatat jumlah WNI yang saat ini berada di Pakistan ada sebanyak 1.264 orang, di mana 112 orang di antaranya berada di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa (KPK) yang melingkupi Distrik Buner yang terdampak banjir.

Cuaca buruk dan banjir besar yang melanda Pakistan, termasuk Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, sejak 14 Agustus lalu telah menyebabkan jumlah korban tewas keseluruhan melonjak hingga 437 orang, menurut keterangan otoritas setempat pada Rabu (20/8).

Sejak awal musim monsun di Pakistan pada Juni tahun ini, tercatat 748 orang tewas dan lebih dari 1.000 orang terluka akibat dampak fenomena cuaca tersebut.

Sementara itu, dalam rangka bersolidaritas dengan korban bencana banjir bandang dan longsor di Pakistan, KBRI Islamabad memutuskan merayakan HUT ke-80 RI dengan cara yang lebih sederhana.

Karena itu, dalam agenda perayaan HUT ke-80 RI pada Minggu (17/8), Duta Besar RI untuk Pakistan Chandra Warsenanto Sukotjo mengumumkan bahwa pihaknya belum akan menyelenggarakan resepsi diplomatik bagi para mitra di Pakistan untuk tahun ini. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp78.100/...
Daerah
Keracunan 448 Bukan Angka K...
Luar Negeri
Iran Bakal Makin Terkucil, ...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.