Dinkes Tangerang Optimalkan Pencegahan Kasus Baru Stunting
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:25 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Irfan
TANGERANG -- Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten menargetkan mencegah munculnya kasus baru stunting dengan mengoptimalkan pencegahan yang menyasar remaja, calon pengantin, ibu hamil, hingga anak usia balita.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni di Tangerang, Kamis mengatakan berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), prevalensi stunting di Kota Tangerang hingga Mei 2026 tercatat sebesar 5,4 persen.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angkanya relatif stabil. Namun, masih ada sederet anak dengan kondisi stunting yang menjadi perhatian bersama.
"Angka tersebut relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, upaya pencegahan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah," katanya.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Tangerang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang fluktuatif. Pada 2018 angka stunting tercatat sebesar 19,1 persen, kemudian turun menjadi 16,4 persen pada 2019.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 2020, survei tidak dilaksanakan akibat pandemi Covid-19. Selanjutnya, prevalensi stunting kembali menurun menjadi 15,3 persen pada 2021 dan 11,8 persen pada 2022.
”Namun, pada 2023 terjadi peningkatan menjadi 17,6 persen sebelum akhirnya kembali turun signifikan menjadi 11,2 persen pada 2024. Sementara itu, pada 2025 tidak dilakukan survei SSGI,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan menekan angka stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Sebab, sekitar 70 persen intervensi penurunan stunting berasal dari sektor di luar kesehatan, seperti peningkatan kesejahteraan keluarga, sanitasi, hingga edukasi pola asuh.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah, kader posyandu, PKK, dunia usaha, hingga masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar anak-anak Kota Tangerang dapat tumbuh sehat dan optimal," jelasnya.
Berbagai program terus diperkuat oleh Pemerintah Kota Tangerang mulai dari pencegahan anemia pada remaja melalui pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan kesehatan calon pengantin, layanan pemeriksaan kehamilan gratis minimal enam kali, pemantauan tumbuh kembang balita melalui posyandu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!