Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Tidak Ada Kerusakan Berat dari Gempa Bekasi

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 01:05 WIB | Oleh:
BNPB: Tidak Ada Kerusakan Berat dari Gempa Bekasi Doc: ist
Ket. gempa

JAKARTA – Gempa dengan magnitude 4,9 Rabu malam telah mengagetkan masyarakat Bekasi. Namun, menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto tidak ada kerusakan berat imbas gempa magnitudo 4,9 yang terjadi di wilayah Bekasi pada Rabu (20/8) malam.

"Tidak ada korban jiwa. Sekitar 26 rumah yang rusak ringan. Itu rata-rata rumah-rumah yang tua. Rumah-rumah yang tidak ada slop besinya, itu plafonnya ada satu sekolah yang jatuh, yang turun," ujar Suharyanto di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis. Suharyanto mengatakan BNPB telah menerjunkan tim untuk memantau kondisi pascagempa mengguncang wilayah tersebut.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Karawang yang terdampak gempa juga tidak menetapkan status kedaruratan. BNPB akan bergerak jika mendapatkan permintaan bantuan dari pemkab setempat. "Sampai sekarang pemkab setempat tidak menetapkan status kedaruratan. Artinya, kita tunggu nanti kalau mereka minta bantuan pemerintah pusat, BNPB turun," kata dia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi dengan magnitudo 4,9 berpusat di darat sekitar 14 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8) pukul 19.54 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 6,48 lintang selatan dan 107,24 bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa dirasakan masyarakat di sejumlah daerah, antara lain skala III MMI di Purwakarta dan Bekasi, II–III MMI di Jakarta, Depok, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan di Pelabuhan Ratu (getaran dirasakan nyata di dalam rumah - getaran dirasakan seolah-olah ada truk yang berlalu). BMKG menyebut gempa bumi magnitudo 4,9 yang dirasakan mengguncang Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (20/8) malam dipicu oleh aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust).

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono.

Namun, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, puluhan rumah rusak di lima kecamatan akibat terdampak gempa berkekuatan magnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8) malam. "Sejumlah bangunan rumah, puskesmas, dan kantor pemerintah yang ada di lima kecamatan mengalami kerusakan," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Feri Muharram di Karawang, Kamis.

Sesuai dengan pendataan dan laporan di lapangan, lima kecamatan yang terdampak gempa antara lain Kecamatan Tegalwaru (Desa Kutamaneuh, Kutalanggeng dan Desa Cintawargi). Kemudian di Kecamatan Pangkalan (Desa Ciptasari dan Cintaasih), Telukjambe Barat (Desa Wanakerta, Mulyajaya dan Parungsari). Selanjutnya di Kecamatan Ciampel (Desa Parungmulya) dan Kecamatan Klari (Desa Curug).

Ia mengatakan sebanyak 37 rumah di lima kecamatan sekitar Karawang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut. Selain itu empat fasilitas umum dan sarana pemerintah juga dilaporkan rusak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.