Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Situbondo Edukasi Kader PKK Bikin Makanan Nutrisi Cegah Stunting

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 21:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Situbondo Edukasi Kader PKK Bikin Makanan Nutrisi Cegah Stunting Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan pelatihan pola pengasuhan dan makanan bernutrisi cegah stunting di Aula Pemkab Situbondo, Jawa Timur. Kamis (21/8/2025).

SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengedukasi Tim Penggerak PKK, kader dasar PKK, dan keluarga berisiko untuk mencegah stunting dengan pola pengasuhan dan membuat makanan nutrisi yang tepat, Kamis (21/8).

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengolaborasikan kegiatan pencegahan dan penanganan stunting mulai dari tingkat kabupaten hingga desa berjalan dengan baik," ujar Kabid Pengendalian Penduduk Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Situbondo Danik Sumartini di Situbondo, Kamis.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai II Pemkab Situbondo ini dihadiri Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) tingkat kabupaten, kecamatan, desa, kader dasar PKK, hingga keluarga berisiko stunting.

Pihaknya melibatkan kader dasar PKK dalam kegiatan itu dengan harapan mereka bisa mengedukasi masyarakat untuk membuat makanan sehat dengan nominal Rp10.000.

Dia mengatakan kader dasar PKK tersebut diajari praktik membuat makanan yang akan diberikan kepada keluarga berisiko stunting, dengan uang Rp10.000 sudah bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anak berisiko stunting.

Menu makanan bergizi itu, kata dia, seperti nasi ikan kelor, srik kentang dan bubur sop daging atau menu-menu pemberian makanan tambahan (PMT) tersebut mudah dibuat.

"Para kader dasar PKK ini kami ajari membuat makanan itu dan disosialisasikan kepada masyarakat," ujarnya.

Danik menyebutkan angka prevalensi stunting di Kabupaten Situbondo mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni mencapai 10,6 persen.

"Oleh karena itu kami harus berkolaborasi bersama untuk menangani stunting, mari bersama-sama menurunkan stunting di Kabupaten Situbondo," katanya.

Ia mengatakan kenaikan prevalensi stunting disebabkan beberapa faktor, antara lain pola asuh yang kurang baik dan kurangnya nutrisi pada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.