Sembilan Finalis Climate Impact Innovations Challenge 2025 Siap Dorong Akselerasi Keberlanjutan
📅 Kamis, 21 Agu 2025, 20:55 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: East Ventures
JAKARTA - East Ventures bersama dengan Temasek Foundation mengumumkan sembilan finalis dari Climate Impact Innovations Challenge (CIIC) 2025, kompetisi inovasi teknologi iklim terbesar di Indonesia. Melanjutkan momentum dari tahun sebelumnya, kompetisi kali ini kembali menghadirkan pencarian solusi iklim dalam tiga trek: Transisi Energi, Pertanian Berkelanjutan, dan Ekonomi Sirkular.
Setelah pendaftaran ditutup pada tanggal 25 Juni 2025, CIIC 2025 menerima antusiasme besar dari para inovator dari seluruh dunia, dengan lebih dari 500 pendaftar dari 50 negara. Setiap pendaftar telah melalui proses evaluasi mendalam dan ditinjau dengan ketat oleh East Ventures, Temasek Foundation, serta 12 shortlisting committee.
Mereka terdiri dari para ahli di bidangnya, antara lain, Pria Anantadi, Vice President, PT PLN (Persero), Ramzi Rinaldhi, VP Sustainability and ESG, Sinar Mas Land, Pui Li Ho, Director of Business Development and Partnership, SMDV, Kornel Tetera, Investment Director, Kibo Invest, Madhu Gupta, Managing Partner, EthAum Venture Partners, dan Lalu Muhammad Andilla Rizky, Senior Advisor, National Economic Council.
Selanjutnya Saptorini, S.TP, M.Si, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Syafiq Al Madihidj, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Darren Leong, Principal, Clay Capital Febriandika Anggia, Dept. Head of Research and Innovation, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Irfan Sidik, Head of Investments, New Energy Nexus Ventures, dan Marcian Lee, Ph.D., Analyst, Lux Research.
“Selamat kepada para finalis Climate Impact Innovations Challenge 2025. Kami sangat senang melihat antusiasme dari para inovator dari seluruh dunia dan terinspirasi oleh hadirnya solusi-solusi pionir yang memanfaatkan teknologi terbaru seperti AI. Keberlanjutan selalu menjadi bagian dari DNA East Ventures, dan komitmen kami terhadap hal ini tetap sama,” ujar Avina Sugiarto, Partner East Ventures.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kegiatan ini merupakan bagian dari dedikasi kami dalam menciptakan dampak yang bermakna dan berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan, khususnya dalam menemukan solusi untuk mengatasi tantangan iklim di Indonesia. Kami sangat menantikan solusi-solusi ini berhasil dan berkembang di seluruh Indonesia dan bahkan lebih jauh lagi,” tambahnya.
Berikut adalah finalis dari Climate Impact Innovations Challenge 2025.
Trek Transisi Energi:
Sebaiknya Anda baca juga:
Aslan Renewables: Pembangkit listrik tenaga air modular tanpa bendungan atau waduk besar, menghasilkan listrik berbiaya rendah dengan efisiensi hingga 86%.
Incy Tech: Membangun perangkat energi terbarukan terapung modular yang menghasilkan energi 3x lebih banyak daripada panel surya tradisional dengan sepertiga biaya.
Rekosistem: Mengubah sampah campuran menjadi energi terbarukan yang merupakan alternatif yang kompetitif untuk bahan bakar fosil, sekaligus mengurangi volume sampah residensial hingga 85%.
Trek Pertanian Berkelanjutan:
Arukah Capital: Menghasilkan energi bersih dan bioproduk dari limbah pertanian, sambil memberikan 50% pendapatan karbon kepada petani kecil.
Gokomodo: Meningkatkan hasil panen jagung petani kecil hingga tiga kali lipat, sekaligus mengurangi emisi pertanian hingga 40%, melalui agronomi yang cerdas dan pemantauan digital.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!