Jaga Investor Aset Kripto, Pintu Luncurkan Dua Fitur Perlindungan
📅 Kamis, 21 Agu 2025, 18:53 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Pintu
JAKARTA – PT Pintu Kemana Saja (Pintu), aplikasi crypto all-in-one pertama di Indonesia terus meningkatkan layanan untuk kemudahan berinvestasi aset kripto. Kali ini, menghadirkan dua fitur terbaru untuk perdagangan kripto derivatif Pintu Futures yakni Price Protection dan Stop Order.
“Kedua fitur terbaru ini hadir untuk memberikan perlindungan maksimal bagi trader kripto Indonesia,” tegas Head of Product Marketing Pintu Iskandar Mohammad melalui siaran pers pada hari Kamis (21/8).
Ia menerangkan, fitur Price Protection memungkinkan pengguna memilih batas maksimum slippage (0,2%, 1%, atau 2,5%) saat mengeksekusi market order. Tujuannya untuk melindungi trader dari eksekusi order di luar batas harga wajar, terutama ketika market “loncat” akibat perbedaan likuiditas di order book atau pergerakan harga mendadak.
“Dengan adanya fitur ini, trader bisa terhindar dari kerugian akibat “price spike” atau “price crash” sesaat, sekaligus merasa lebih aman saat trading di kondisi pasar yang volatile,” jelasnya.
Selain itu, fitur Stop Order membantu pengguna masuk posisi otomatis saat harga menyentuh level yang telah ditentukan, sehingga tidak perlu memantau chart 24/7. Dalam fitur Stop Order terdapat dua jenis yakni, Stop Market, di mana order menjadi market order setelah trigger price tercapai dan langsung dieksekusi di harga pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Stop Limit, di mana order menjadi limit order setelah trigger price tercapai dan hanya dieksekusi di harga limit atau lebih baik. Dengan mengatur trigger price dan order price, trader bisa memanfaatkan momentum pasar kripto di berbagai kondisi,” ungkap Iskandar.
Ia menuturkan, perdagangan kripto derivatif di Indonesia terus mengalami peningkatan positif. Mengutip data dari Bursa Kripto CFX, sepanjang semester I 2025, total transaksi kripto derivatif menyentuh 2,06 miliar dollar AS atau setara 33,54 triliun rupiah.
Iskandar mengatakan, produk aplikasi Pintu yakni Pintu Futures juga mengalami peningkatan yang sejalan dengan pertumbuhan perdagangan kripto derivatif. Secara kuartal jumlah trader baru Pintu Futures naik 340%, yang memperlihatkan antusiasme positif masyarakat Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengacu kepada data perdagangan kripto derivatif secara global, mengutip Coingecko, total volume derivatif per 20 Agustus 2025 mencapai 730 miliar dollar AS atau sekitar 11,9 kuadriliun rupiah. Menurut dia potensinya bagi industri kripto di tanah air masih sangat besar.
“Potensi ruang untuk tumbuh bagi industri kripto di Indonesia masih sangat besar, baik dari jumlah investor, developer, hingga total nilai transaksi kami yakin akan terus meningkat positif seiring dengan regulasi yang semakin ramah dan mulai masuknya investor institusi ke industry kripto di Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lainnya. Peran kami sebagai pelaku pasar akan terus mendukung kemajuan industri kripto dalam negeri dengan menghadirkan inovasi terbaik yang dibutuhkan oleh pasar kripto Indonesia,” papar Iskandar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!