Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenag Targetkan Pembangunan 154 Gedung KUA Selesai di 2026

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 14:20 WIB | Oleh:
Kemenag Targetkan Pembangunan 154 Gedung KUA Selesai di 2026 Doc: antara foto
Ket. Pembangunan gedung KUA di Kabupaten Magetan, Jatim.

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) membangun 154 gedung Kantor Urusan Agama (KUA) melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan anggaran 196 miliar rupiah ditargetkan selesai pada 2026.

"Tentu waktu untuk penyelesaian SBSN pun semakin mepet, dan yang paling utama, SBSN ini akan menjadi perhatian berbagai pihak. Entah itu dari internal Bimas Islam, Inspektorat, Kemenkeu, maupun Bappenas," ujar Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad di Jakarta, Kamis (21/8).

Abu mengatakan dari 154 gedung yang tengah dibangun, 13 gedung diantaranya merupakan proyek percontohan yang saat ini sedang dibangun dan ditargetkan rampung pada 2025.

Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam mengawal pembangunan agar berjalan sesuai aturan dan tepat waktu. Abu mengingatkan penyelesaian proyek SBSN memiliki tenggat yang semakin singkat dan menjadi perhatian banyak pihak.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, Cecep Khairul Anwar menjelaskan dari anggaran Rp196 miliar, baru sekitar Rp41 miliar atau 21 persen yang terealisasi.

"Pagu anggaran untuk SBSN itu Rp196 miliar untuk 154 KUA. Dari jumlah itu yang sudah terealisasi baru Rp41 miliar atau sekitar 21 persen," kata dia.

Menurut dia, 13 KUA yang menjadi proyek percontohan mendapat prioritas, karena tidak terkena efisiensi anggaran.

Lokasinya tersebar di berbagai daerah, yaitu KUA Medan Timur, KUA Sangir Balai Janggo, KUA Batu Ampar, KUA Senapelan, KUA Pabuaran, KUA Curug, KUA Bojongsari, KUA Bogor Barat, KUA Baros, KUA Bener, KUA Taman, KUA Klungkung, dan KUA Makassar.

"Ke-13 piloting ini tidak terkena efisiensi, jadi anggarannya utuh," kata Cecep.

Pembangunan KUA diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan publik. KUA berfungsi sebagai pusat pelayanan keagamaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari pencatatan pernikahan hingga bimbingan manasik haji.

Menurut Cecep, pembangunan dengan pendekatan ramah lingkungan ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang modern.

"KUA harus menjadi wajah pelayanan keagamaan yang bersih, ramah, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.