Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebab Kematian Balita di Sukabumi, Ngerinya Cacingan Bukan Sekadar Penyakit Sepele Tapi Jadi Pembunuh dalam Diam!

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 13:52 WIB | Oleh:
Penyebab Kematian Balita di Sukabumi, Ngerinya Cacingan Bukan Sekadar Penyakit Sepele Tapi Jadi Pembunuh dalam Diam! Doc: Freepik
Ket. Ilustrasi cacing

JAKARTA - Banyak orang tua sering menganggap cacingan hanyalah penyakit ringan yang bisa diatasi dengan obat cacing biasa. Namun, kasus tragis di Sukabumi membuktikan sebaliknya, cacingan bisa menjadi pembunuh senyap yang merenggut nyawa anak kecil.

Seorang balita perempuan bernama Raya, warga Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia setelah terinfeksi cacing gelang (Ascaris lumbricoides). 

Saat dibawa ke IGD RSUD Syamsudin, kondisinya sudah sangat lemah akibat dehidrasi parah. Yang lebih mengejutkan, dokter menemukan cacing keluar dari hidungnya, sebuah tanda betapa parah infeksi yang ia alami.

Dokter IGD, dr Irfan, menjelaskan bahwa infeksi cacing dapat terjadi ketika telur cacing tertelan melalui makanan, minuman, atau tangan yang kotor. 
Telur ini kemudian menetas di usus, berkembang jadi larva, lalu menyebar ke organ tubuh melalui aliran darah. 

“Jika larva mencapai otak, pasien bisa kehilangan kesadaran,” tegasnya.

Mengapa Cacingan Bisa Mematikan?

Cacingan memang umum terjadi, khususnya pada anak-anak yang sering bermain di tanah. Namun, dampaknya jauh lebih serius daripada sekadar sakit perut atau gatal di anus.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), infeksi cacing merampas nutrisi penting dari tubuh. Cacing memakan jaringan, termasuk sel darah, sehingga menyebabkan hilangnya zat besi dan protein secara terus-menerus. Akibatnya, anak bisa mengalami anemia, gangguan tumbuh kembang, hingga penurunan konsentrasi.

Bukan hanya itu, cacing juga mengganggu penyerapan nutrisi di usus, termasuk vitamin A. Beberapa jenis cacing bahkan memicu diare, disentri, hingga kehilangan darah kronis. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berujung komplikasi berat.

Komplikasi Mengerikan Akibat Cacingan

Cacing dewasa yang menggumpal dalam usus bisa menyebabkan obstruksi usus (ileus). Bahkan, mereka bisa masuk ke usus buntu, memicu radang usus buntu akut. 

Lebih parah lagi, cacing dapat menyumbat saluran empedu, mengakibatkan radang kantong empedu, kolangitis, pankreatitis, hingga abses hati.

Meski jarang terjadi, kasus ekstrem seperti yang menimpa Raya menunjukkan betapa seriusnya ancaman ini. Apalagi, ia diduga juga mengalami komplikasi lain berupa tuberkulosis meningitis, karena orang tuanya tengah menjalani pengobatan TB paru.

Pelajaran untuk Orang Tua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.