Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI Bahu-membahu Bersama Pemkota Batam untuk Membuka Isolasi Daerah 3T

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 13:51 WIB | Oleh:
TNI Bahu-membahu Bersama Pemkota Batam untuk Membuka Isolasi Daerah 3T Doc: ist
Ket. TNI manunggal membangun desa

BATAM – Harus fokus untuk mengembangkan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar masyarakat terbebas dari isolasi, sehingga lebih maju dan sejahtera. Itulah yang ditempuh TNI bersama Pemkot Batam. 

Wali Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Amsakar Achmad, menyoroti pentingnya sinergi bersama TNI dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang dipusatkan di Kavling Sambau IV, Kota Batam. Amsakar menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya TMMD yang menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya di wilayah hinterland yang masih menghadapi kesenjangan infrastruktur, pendidikan, listrik, dan air bersih.

“Semoga peran serta TNI bisa semakin dirasakan oleh warga, dan kolaborasi ini terus terjaga demi membantu masyarakat kepulauan,” ujarnya di Batam, Selasa. Melalui program ini, lanjutnya, pembangunan infrastruktur dan penyuluhan masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dapat lebih terarah dan dirasakan manfaatnya oleh warga.

TMMD ke-125 yang berlangsung sejak 23 Juli hingga 21 Agustus mengerjakan sejumlah kegiatan fisik seperti semenisasi jalan dan pembangunan selokan di enam titik. Selain itu, juga ada kegiatan nonfisik berupa penyuluhan hukum, bahaya narkoba, KB dan stunting, pemeriksaan kesehatan, wawasan kebangsaan, bela negara, hingga program unggulan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) seperti pembersihan parit, rehabilitasi masjid, dan penanaman mangrove.

Komandan Kodim 0316/Batam Letkol Arhn Yan Eka Putra, menjelaskan kegiatan ini melibatkan anggaran 2,51 miliar, terdiri dari 474,5 juta dari TNI dan 2,04 miliar dari Pemkot Batam. Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD, Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo, juga menekankan bahwa keberhasilan TMMD tak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami melihat Pemerintah Kota Batam sangat mempedulikan masyarakatnya dan kami melihat kolaborasi yang tulus ini benar-benar untuk masyarakat,” ujarnya. Warga Kavling Sambau, Adi menyatakan turut merasakan dampak positif program tersebut. “Dulu jalan kami becek. Kalau hujan anak-anak harus libur sekolah. Sekarang jalannya bagus, aktivitas sehari-hari jadi lancar. Kami sangat berharap program seperti ini berlanjut,” katanya.

Peninjauan tersebut diakhiri dengan pembagian perlengkapan pencegahan stunting untuk anak bagi para anggota kader pos pelayanan terpadu (posyandu) setempat oleh Wali Kota Batam dan anggota TNI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.