Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasien Gawat Tak Dilayani! RSUD Husni Thamrin Madina Kosong, Dirut dan Pejabat Langsung Dipecat

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 14:56 WIB | Oleh:
Pasien Gawat Tak Dilayani! RSUD Husni Thamrin Madina Kosong, Dirut dan Pejabat Langsung Dipecat Doc: Istimewa
Ket. RSUD Husni Thamrin Madina

Mandailing Natal, Sumut — Dunia maya kembali digemparkan oleh sebuah video yang memperlihatkan suasana sepi mencekam di RSUD Husni Thamrin, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Video yang viral itu memperlihatkan tidak ada satu pun petugas di area rumah sakit, termasuk di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Padahal, dalam video tersebut terlihat seorang warga yang datang membawa orang tuanya dalam kondisi darurat untuk mendapatkan pertolongan medis. “Ini bawa orang tua, cuma rumah sakit RS Husni Thamrin tak ada orang,” ujar si perekam. Ia juga menambahkan, “Di IGD pun tak ada satu pun manusia dari tadi dipanggil. Inilah kondisi RSUD tak ada satu pun manusia.”

Video tersebut sontak menuai kemarahan warganet. Banyak yang menyesalkan pelayanan kesehatan yang dinilai tidak profesional dan membahayakan nyawa pasien. Netizen pun menuntut pertanggungjawaban atas insiden ini.

Tak lama setelah video tersebut viral, mutasi dan pencopotan pejabat rumah sakit pun terjadi. Direktur RSUD Husni Thamrin, Rajamin Nasution, resmi dicopot dan digantikan oleh dr Isa Anshori, sebagaimana dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Madina, Faisal Situmorang, pada Selasa (19/8).

Pergantian jabatan tidak hanya terjadi di level direktur. Jabatan Kepala Tata Usaha kini diisi oleh Rini, Kepala Seksi Pelayanan oleh Yosi, serta Kepala Seksi Penunjang oleh Sembiring. Meski begitu, Faisal menyebut bahwa restrukturisasi pegawai ditangani langsung oleh BKD Madina, sehingga tidak merinci lebih lanjut siapa saja pejabat yang digantikan.

Sanksi untuk para tenaga kesehatan yang tidak bertugas saat kejadian juga masih dalam proses pemeriksaan oleh Inspektorat Madina. Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Sumut telah melayangkan surat teguran resmi kepada RSUD Husni Thamrin pada Jumat (15/8), sebagai bentuk pembinaan atas kelalaian pelayanan publik.

“Surat teguran sudah kami kirimkan. Dinkes Madina juga sudah melakukan pembinaan,” ungkap Kadinkes Sumut, Faisal Hasrimy.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh fasilitas layanan kesehatan di Indonesia agar tidak lalai dalam tugas, terutama dalam memberikan pelayanan darurat yang menyangkut nyawa manusia. Warganet pun berharap agar perbaikan sistem dan pengawasan ketat segera dilakukan demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap layanan rumah sakit pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.