Ngeri! Gelombang Tinggi Telan 5 Pemancing di Perairan Semarang
📅 Selasa, 19 Agu 2025, 20:15 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Semarang
SEMARANG - Lima pemancing hilang setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Tanjung Emas, Semarang, Selasa (19/8). Dua orang telah ditemukan, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian yang terhambat cuaca buruk.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat sejumlah pemancing ikan diduga tenggelam setelah hilang akibat gelombang tinggi dan cuaca buruk saat memancing di sekitar perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa.
Kepala BPBD Kota Semarang Endro Martanto menuturkan setidaknya lima pemancing yang diduga tenggelam saat memancing di perairan di sebelah utara Ibu Kota Jawa Tengah itu
"Sementara dua orang sudah ditemukan, tiga orang lain masih dalam pencarian," katanya.
Ia menjelaskan kejadian nahas tersebut bermula ketika 12 pemancing berangkat dengan menggunakan kapal menuju lokasi memancing di pintu masuk perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Selasa pagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat dijemput kembali oleh pemilik kapal pada siang hari, kata dia, hanya didapati tujuh pemancing, sementara lima lainnya dilaporkan hilang.
Menurut dia, saat peristiwa itu terjadi kondisi cuaca perairan Tanjung Emas dilanda gelombang tinggi dan angin kencang.
Ia menyebut 12 pemancing yang berangkat menyeberang untuk memancing tersebut tidak saling kenal
Sebaiknya Anda baca juga:
Proses pencarian, lanjut dia, masih dihentikan sementara akibat gelombang tinggi dan angin kencang.
BPBD Kota Semarang, kata dia, telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Basarnas untuk proses.pencarian korban yang masih hilang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!