Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lemuria, Benua Misterius yang Hilang, Benar Jadi Asal Usul Nenek Moyang Orang Jawa?

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 10:15 WIB | Oleh:
Lemuria, Benua Misterius yang Hilang, Benar Jadi Asal Usul Nenek Moyang Orang Jawa? Doc: Gaia
Ket. Lemuria adalah legenda benua hilang yang dikaitkan dengan Indonesia. Benua ini konon diklaim sebagai nenek moyang orang Jawa.

JAKARTA - Misteri tentang benua hilang Lemuria terus menjadi bahan perdebatan sengit di kalangan ilmuwan, pecinta sejarah, hingga komunitas spiritual. 

Menariknya, di Indonesia, Lemuria kerap dikaitkan dengan Jawa, bahkan disebut sebagai tanah leluhur orang Jawa kuno. 

Nama Gunung Muria pun sering disebut sebagai salah satu titik pusat peradaban Lemuria. 

Apakah semua ini sekadar mitos, atau ada fakta yang tersembunyi di balik legenda kuno tersebut?

Jika kita menelusuri jejak perbincangan di media sosial Indonesia, banyak yang menghubungkan Lemuria dan juga Atlantis dengan tanah Jawa. 

Namun, jika melihat diskusi di luar negeri, spekulasi tentang benua hilang ini lebih beragam. 

Ada yang menempatkan Lemuria di Samudra Hindia, Afrika, hingga Australia. 

Sayangnya, sebagian besar informasi yang beredar masih bercampur antara sains, pseudo-sains, hingga fantasi yang tak bisa dibuktikan.

Menurut catatan sejarah, istilah Lemuria pertama kali muncul pada pertengahan abad ke-19. 

Seorang ahli zoologi asal Inggris, Philip Lutley Sclater, pada 1864 menulis makalah berjudul Mamalia Madagaskar. 

Dari pengamatan Philip terhadap lemur di Madagaskar, ia menyimpulkan harus ada daratan besar yang kini hilang, yang ia namakan Lemuria, yang dulunya menghubungkan India, Afrika, dan Australia.

Teori ini semakin populer ketika ahli biologi Jerman, Ernst Haeckel, mengembangkannya dengan ide bahwa Lemuria adalah jalur penting migrasi manusia purba. 

Bahkan, okultis Rusia, Helena Blavatskaja, dalam karya terkenalnya The Secret Doctrine, menyebut Lemuria sebagai rumah bagi peradaban kuno dengan makhluk humanoid misterius. 

Tidak sedikit yang percaya, bangsa Lemuria adalah nenek moyang manusia modern, termasuk orang Jawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.