Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD DKI Jakarta Minta Masyarakat Waspada Potensi Tanah Longsor

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 16:10 WIB | Oleh:
BPBD DKI Jakarta Minta Masyarakat Waspada Potensi Tanah Longsor Doc: Istimewa

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi tanah longsor di beberapa wilayah, terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Peringatan ini disampaikan berdasarkan hasil analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang memadukan peta kerentanan gerakan tanah dengan prakiraan curah hujan bulanan dari BMKG.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan sejumlah wilayah di DKI Jakarta berada pada kategori zona menengah-tinggi kerentanan gerakan tanah. Di wilayah Jakarta Selatan meliputi Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Sedangkan di Jakarta Timur mencakup Kecamatan Cipayung, Kramat Jati, dan Pasar Rebo.

“Pada zona menengah, gerakan tanah bisa terjadi jika curah hujan berada di atas normal, terutama di daerah berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau lereng yang terganggu,” ujar Isnawa, Kamis (14/8).

Ia menambahkan, pada zona tinggi, potensi tersebut semakin besar karena gerakan tanah lama dapat kembali aktif. BPBD mengimbau lurah, camat, dan masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras melanda.

“Kami minta semua pihak mengantisipasi dengan melakukan pemantauan, menghindari aktivitas berisiko di lereng curam, terutama yang berdekatan dengan aliran sungai maupun terdapat tebing atau gawir, dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah,” tutur dia.

Isnawa menambahkan, antisipasi lainnya yang dapat dilakukan yakni dengan membuat bronjong dan turap mandiri, apabila tanah dalam keadaan miring atau berpotensi bergerak atau bergeser.

“BPBD DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon di lokasi rawan dan sudah minim vegetasi untuk mencegah potensi bahaya tanah longsor serta meninimalisasi dampak yang lebih serius jika terjadi hujan lebat,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.