Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pacu Bisnis UMKM, Maybank Indonesia Fokus pada Tiga Strategi Utama

📅 Senin, 18 Agu 2025, 18:30 WIB | Oleh:
  Pacu Bisnis UMKM, Maybank Indonesia Fokus pada Tiga Strategi Utama Doc: Maybank
Ket. Penanaman mangrove oleh Maybank Indonesia. Aktivitas ini merupakan bagian dari tiga fokus strategi perusahaan salah satunya adalah mendorong kepemimpinan dalam agenda keberlanjutan.

JAKARTA – Sejalan dengan strategi Maybank Group, Maybank Indonesia terus memacu bisnis UMKM dan memperkuat inisiatif keberlanjutan melalui tiga strategi utama. Pertama fokus pada pelanggan, kedua mempercepat digitalisasi dan modernisasi teknologi, ketiga mendorong kepemimpinan dalam agenda keberlanjutan.

Maka, di tengah meningkatnya urgensi akan transisi menuju ekonomi rendah karbon dan pemerataan akses keuangan, sektor perbankan memainkan peran penting dalam menjawab tantangan inklusi dan keberlanjutan.

Tidak hanya sebagai penyedia layanan keuangan, Bank kini dituntut untuk menjadi enabler dalam mendukung pertumbuhan sektor riil, khususnya pelaku UKM, sekaligus memastikan setiap praktik bisnis berjalan secara bertanggung jawab dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (Maybank Indonesia), sebagai institusi keuangan yang mengusung misi ‘Humanising Financial Services,’ menunjukkan komitmen jangka panjangnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan. Bank terus melakukan inovasi pada produk dan jasa keuangan berkelanjutan, termasuk pembiayaan ramah lingkungan serta perluasan akses keuangan yang menjangkau UMKM, sejalan dengan prinsip penerapan keuangan berkelanjutan.

Pada 2024, total pembiayaan berkelanjutan Bank mencapai 22,1 triliun rupiah atau 19,4% dari total portofolio kredit (bank saja), yang disalurkan melalui pembiayaan pada Kategori Keuangan Usaha Berkelanjutan (KKUB) berdasarkan panduan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari jumlah tersebut, 17,1 triliun rupiah merupakan pembiayaan untuk sektor UMKM. Ini membuktikan bahwa komitmen pembiayaan berkelanjutan yang diimplementasikan Maybank Indonesia sejalan dengan inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal.

Menjadi bagian dari pembiayaan berkelanjutan, segmen UKM merupakan fokus bisnis strategis tersendiri bagi Maybank Indonesia melalui unit SME Banking. Pendekatan keberlanjutan dan bisnis ini saling melengkapi, mencerminkan peran ganda UKM sebagai pendorong dampak dan penggerak pertumbuhan ekonomi.

Pengembangan Bisnis UKM yang Progresif dan Terarah

Head of SME Banking Maybank Indonesia, David Wongso, menjelaskan bahwa pendekatan Bank pada sektor UKM melampaui sekadar penyaluran kredit. “Kami menawarkan solusi seperti Working Capital Loans, Business Expansion Loans, Trade Finance, Equipment Financing, hingga program SME Super Combo Benefit. Tujuannya tidak hanya memenuhi kebutuhan finansial, tapi juga mendorong efisiensi dan daya saing bisnis nasabah,” ujar David.

Maybank Indonesia juga  merancang  berbagai inovasi digital seperti eBiz PINTAR, pinjaman tanpa agunan yang dapat disetujui dalam waktu 5–7 hari kerja, lengkap dengan fitur pemeringkatan B-Score, AI Anti-Attrition, dan teknologi e-Signing untuk memenuhi kebutuhan ekosistem di segmen UKM melalui layanan yang berfokus pada nasabah (customer centricity).

“Dalam kerangka pembiayaan berkelanjutan, Maybank Indonesia juga melakukan berbagai inisiatif untuk memperkuat bisnis dan ekosistem UMKM, antara lain melalui program beyond banking, yaitu kerja sama dengan mitra di luar perbankan untuk memberikan solusi operasional yang membantu kelancaran usaha para UMKM,” ujar dia melalui siaran pers pada hari baru-baru ini.

Selain itu juga melakukan kolaborasi dengan fintech Batumbu dan Awantunai I untuk memperluas akses pembiayaan rantai pasok UMKM. Sementara program HERPower memberikan dukungan khusus untuk perempuan pengusaha melalui akses pembiayaan inklusif dan pelatihan digital kewirausahaan.

Transisi Hijau dengan Aksi Nyata

Head of Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny Fransiska menjelaskan bahwa Maybank Indonesia menyediakan pembiayaan ramah lingkungan, pembiayaan sosial, dan produk transisi dalam upaya menuju ekonomi rendah karbon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.