Disbud DKI Jakarta: Pawai 1.000 Peserta Meriahkan Tapak Tilas Proklamasi
📅 Sabtu, 16 Agu 2025, 23:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Nugroho Sejati
JAKARTA - Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta menyelenggarakan kegiatan Tapak Tilas Proklamasi 2025 dengan tema ‘Menapak Jejak Pahlawan, Mengukir Masa Depan Bangsa’ di Museum Joang ’45, Jakarta Pusat, Sabtu (16/8).
Tapak Tilas Proklamasi digelar untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus mengenang semangat juang 45 dan menjadi refleksi bagi generasi masa kini.
Kegiatan diisi dengan pawai (defile) sepanjang empat kilometer menuju Museum Perumusan Naskah Proklamasi, dan berakhir di Tugu Proklamasi. Pawai diikuti sekitar 1.000 peserta, terdiri dari keluarga pejuang 45, 12 komunitas termasuk sepeda tua dan sepeda ontel, serta pelajar dari sekolah menengah atas di Jakarta.
Pada kesempatan itu, hadir dan memberikan sambutan anak Proklamator Kemerdekaan RI sekaligus Wakil Presiden Pertama Indonesia, Mohammad Hatta, yaitu Halida Hatta.
Ia mengatakan, Gedung Joang ’45 kerap menjadi tempat penting untuk memberikan ceramah, terutama mengenai Pancasila, dan kini kembali menjadi saksi semangat kebangsaan. Ia juga mengaku terharu dan bangga melihat antusiasme generasi muda dalam kegiatan ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Halida menegaskan pentingnya meneruskan semangat bela bangsa dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita perlu mendorong generasi muda untuk benar-benar memahami setiap sila dan menuliskannya dalam bentuk yang membumi agar akhlak bangsa tetap terjaga serta cinta tanah air semakin kuat,” ujar Halida.
Menurut dia, perjuangan kemerdekaan yang diperjuangkan para pemimpin terdahulu harus menjadi motivasi untuk tetap percaya diri dan kokoh berdiri sebagai bangsa merdeka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan, perjuangan para pemimpin bangsa dalam merebut kemerdekaan dari penjajahan harus terus dijaga semangatnya.
“Kita harus saling bahu-membahu, tolong-menolong, dengan pijakan yang kuat di bumi ini. Dengan keberanian, integritas, dan kejujuran, kita dapat melanjutkan tugas besar menjaga tanah air,” kata dia.
Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menekankan pentingnya semangat kemerdekaan yang terus diwariskan.
Ia menjelaskan, Agustus adalah bulan kemerdekaan bangsa. Pada 16 Agustus 1945, bangsa ini menghadapi waktu genting sebelum akhirnya Proklamasi dibacakan pada 17 Agustus.
“Selaras dengan tema Tapak Tilas 2025, perjuangan kita tidak akan pernah berhenti. Generasi muda akan menjadi kunci untuk mengukir masa depan bangsa,” ucap dia.
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochammad Miftahulloh Tamary menambahkan, Tapak Tilas Proklamasi 2025 bertujuan meningkatkan wawasan sejarah, memperkuat semangat nasionalisme, membangun kolaborasi dan kreativitas generasi muda, serta menghidupkan kembali peran tempat bersejarah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!