Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumsel Antisipasi Gagal Panen saat Curah Hujan Tinggi

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 09:05 WIB | Oleh:
Pemprov Sumsel Antisipasi Gagal Panen saat Curah Hujan Tinggi Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Sumsel Bambang Pramono.

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan antisipasi gagal panen di lahan sawah jenis lebak wilayah tersebut saat curah hujan tinggi.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Sumsel Bambang Pramono, di Palembang, Rabu (13/8), mengatakan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, dan OKU Timur seharusnya sudah masuk musim kemarau. Namun, intensitas hujan di wilayah itu masih cukup tinggi dan hari hujan masih cukup banyak.

Sehingga, hal itu tentunya berpengaruh walaupun tidak signifikan terkait kondisi saat ini di Sumsel, terutama lokasi lahan lebak yang diharapkan pada bulan ini sudah mulai panen. Maka, lokasi produksi yang memiliki jenis lahan lebak memang diharapkan curah hujannya tidak terlalu tinggi.

Sebagai antisipasi, pihaknya juga telah mengimbau dan mengajak pemerintah dari 17 kabupaten/kota setempat untuk mewaspadai terkait adanya curah hujan yang masih tinggi.

“Seperti dengan menyiapkan langkah pompanisasi, termasuk di lokasi yang sudah masuk kemarau guna memenuhi kebutuhan air," katanya.

Ia menjelaskan untuk wilayah Sumsel, belum ada laporan dari petani yang mengalami gagal panen karena curah hujan tinggi.

“Alhamdulillah, walaupun hari hujan cukup banyak namun tidak menyebabkan genangan,” katanya.

Dengan begitu proses panen untuk supron II dapat segera dilakukan dan percepatan pertanaman bisa dilaksanakan pada bulan September 2025.

Upaya akselerasi pertanaman pada September itu, agar hasil produksi tercatat untuk kontribusi pada tahun 2025. Sebab, jika pertanaman dilakukan setelah bulan September kontribusi hasil panen akan masuk ke tahun 2026.

“Masih ada waktu sekitar 50 hari ke depan, bagaimana mengamankan percepatan panen, bagaimana mengamankan pertanaman yang sudah siap panen, menyiapkan pompa untuk olah tanah di musim tanam yang ketiga lahan irigasi teknis dan lahan lebak di musim tanam kedua,” kata Bambang pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.