Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kepri Optimalkan Bandara RHF, Targetkan Pasar Wisata Asia untuk Genjot Pariwisata

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kepri Optimalkan Bandara RHF, Targetkan Pasar Wisata Asia untuk Genjot Pariwisata Doc: Antara
Ket. Suasana penumpang di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Kepri.

Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyasar pasar wisata Asia melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, setelah bandara itu resmi kembali menyandang status internasional.

"Kami menyambut baik kembalinya status Bandara Internasional RHF melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Rabu (13/8).

Ansar mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun maskapai untuk menyiapkan tahapan operasional di Bandara Internasional RHF Tanjungpinang.

Ia menyebut, pasar utama yang disasar adalah wisatawan mancanegara dari Asia, meliputi Korea, China, dan India yang selama ini masuk melalui Singapura. Wisatawan dari tiga negara ini cukup banyak berkunjung ke Kepri.

"Khusus China, kita sudah bebas visa ke sana. Jadi kami berharap pemerintah pusat juga membebaskan visa bagi warga China yang berkunjung ke Kepri,” ujarnya.

Ansar optimistis pasar China juga akan menjadi yang pertama terealisasi di bandara RHF, dan mengajak maskapai nasional dan internasional berkolaborasi agar penerbangan perdana segera terlaksana.

“Kami ingin melepas penerbangan internasional perdana bersama-sama, sebagai semangat kebangkitan pariwisata Kepri,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Ansar, fasilitas Bandara Internasional RHF telah siap untuk penerbangan perdana, karena sebelumnya pernah melayani penerbangan internasional. Tinggal reaktivasi agar semua fungsi berjalan.

"Kami turut mendorong kebijakan visa kunjungan permanen, residen, pelajar, dan keluarga,” katanya.

Sementara, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mendukung kembalinya RHF menjadi bandara internasional.

Sebagai wilayah kepulauan, katanya, wajar jika Tanjungpinang memiliki beberapa bandara dan pelabuhan internasional.

Pemkot Tanjungpinang, lanjut dia, akan mengundang pihak-pihak terkait, khususnya pelaku pariwisata guna memastikan kesiapan destinasi dan fasilitas penunjang.

“Mulai dari pelayanan hingga infrastruktur, semua harus siap menyambut wisatawan internasional,” kata Raja Ariza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.