Mengapa Warga Kurang Berminat Memasang Bendera Merah Putih. Kalah dengan One Piece?
📅 Rabu, 13 Agu 2025, 02:45 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Tanggal 17 Agustus tinggal beberapa hari. Namun, banyak rumah tidak mengibarkan bendera Merah Putih. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengakui animo warga untuk mengibarkan bendera Merah Putih menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia, berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Apakah rakyat lebih bersemangat memasang bendera One Piece untuk mengekspresi kondisi kesusahan ekonomi dan keadilan? Wah jangan sampai terjadi seperti ini.
"Secara umum sudah tergelar. Tapi, memang ada beberapa titik yang kita lihat belum, misalnya kantor-kantor swasta, area-area publik. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, " kata Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa.
Oleh karena itu, lanjutnya, dia berharap pemasangan bendera Merah Putih harus tergelar karena pemerintah ingin tahun ini lebih meriah. "Apalagi mengusung semangat persatuan," ujar Bahtiar. Menurutnya, pengibaran bendera Merah Putih sangat penting dilakukan sebagai bentuk apresiasi untuk negara Indonesia yang sudah merdeka berdaulat.
"Kami hanya minta satu bulan penuh, bulan kemerdekaan ini, menaikkan bendera Merah Putih. Kenapa? Ini penting sekali, simbol kita sebagai negara yang merdeka berdaulat," kata dia. Ia mengatakan bahwa warga Indonesia bisa bekerja dengan baik karena ada negara yang menjamin.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karena, kita ini bisa hidup, bisa bekerja di sini dengan baik karena ada negara yang menjamin hidup kita. Mbok ya kasih penghargaan," katanya.
Tak toleransi
Bahtiar juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi untuk orang atau siapa pun yang tidak ingin menaikkan bendera. Oleh karena itu, dia minta kepada Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto dan jajarannya untuk memastikan agar warganya memasang bendera Merah Putih sebelum hari H kemerdekaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi, tadi di amanat apel saya sampaikan, tidak ada toleransi bagi yang tidak mau," katanya. Dia juga berterima kasih kepada warga dan pihak-pihak yang sudah memasang atribut merah putih sebagai simbol untuk memeriahkan HUT ke-80 RI.
"Alat persatuan kita itu ya bendera Merah Putih. Harus dipastikan mulai hari ini, cek lagi kembali tempat-tempat yang ini. Yang sudah melakukan terima kasih. Ini yang belum melakukan, yang kami sasar yang hari ini dan hari-hari berikutnya (pembagian bendera)," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat membagikan 8.000 bendera Merah Putih sebesar 60x90 cm kepada warga di delapan kecamatan daerah setempat yang diserahkan secara simbolis di kantor wali kota.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!