Kapal Tiongkok Saling Tabrakan saat Kejar Kapal Filipina
📅 Selasa, 12 Agu 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Philippine Coast Guard (PCG)
MANILA - Sebuah kapal Angkatan Laut Tiongkok bertabrakan dengan kapal penjaga pantainya saat mengejar kapal patroli Filipina di Laut Tiongkok Selatan (LTS), kata Manila pada Senin (11/8). Insiden itu disampaikan saat Filipina merilis rekaman video dramatis dari konfrontasi tersebut.
Insiden itu terjadi di dekat Scarborough Shoal yang disengketakan saat Penjaga Pantai Filipina mengawal kapal-kapal yang mendistribusikan bantuan kepada nelayan di daerah tersebut, kata juru bicara Komodor Jay Tarriela dalam sebuah pernyataan.
Video yang dirilis Manila menunjukkan kapal Penjaga Pantai Tiongkok dan kapal AL yang jauh lebih besar dengan nomor 164 di lambungnya, bertabrakan dengan suara benturan keras.
"Kapal Penjaga Pantai Tiongkok CCG 3104, yang sedang mengejar kapal Penjaga Pantai Filipina BRP Suluan dengan kecepatan tinggi, melakukan manuver berisiko dari sisi kanan kapal (Filipina), yang mengakibatkan tabrakan dengan kapal perang Angkatan Laut PLA (Tentara Pembebasan Rakyat)," ujar Tarriela.
"Hal ini mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan kapal CCG, sehingga tidak dapat lagi berlayar," imbuh dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gan Yu, juru bicara Penjaga Pantai Tiongkok, mengkonfirmasi bahwa konfrontasi pada Senin telah terjadi tanpa menyebutkan adanya tabrakan tersebut.
"Penjaga Pantai Tiongkok telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai hukum, termasuk memantau, menekan dari luar, memblokir, dan mengendalikan kapal-kapal Filipina untuk mengusir mereka," ujar Gan dalam sebuah pernyataan.
Tabrakan yang dilaporkan tersebut adalah insiden yang terbaru dalam serangkaian konfrontasi antara Tiongkok dan Filipina di LTS, yang diklaim Beijing hampir seluruhnya meskipun ada keputusan internasional yang menyatakan pernyataan tersebut tidak memiliki dasar hukum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tercatat lebih dari 60 persen perdagangan maritim global melewati jalur perairan yang disengketakan tersebut.
Berbicara pada konferensi pers pagi, Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, mengatakan kapal patroli negaranya akan terus hadir di wilayah tersebut untuk mempertahankan serta menjalankan hak kedaulatan Manila atas apa yang dianggapnya sebagai bagian dari wilayahnya.
Scarborough Shoal, sebuah rangkaian terumbu karang dan batu berbentuk segitiga, telah menjadi titik api antara kedua negara sejak Tiongkok merebutnya dari Filipina pada tahun 2012 lalu.
Tidak jelas apakah ada yang terluka dalam insiden pada hari Senin itu.
Tarriela mengatakan kepada AFP bahwa awak kapal Tiongkok tidak pernah menanggapi tawaran bantuan dari kapal Filipina.
Sebelumnya dalam konfrontasi tersebut, BRP Suluan diserang dengan meriam air oleh pasukan Tiongkok, tetapi berhasil menghindarinya, kata pernyataan Tarriela.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!