Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Helikopter Water Bombing Siaga di Riau, Karhutla Lahan Gambut di Indragiri Hilir Berhasil Dijinakkan!

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 21:10 WIB | Oleh:
Helikopter Water Bombing Siaga di Riau, Karhutla Lahan Gambut di Indragiri Hilir Berhasil Dijinakkan! Doc: ANTARA/HO-BPBD Riau
Ket. Ilustrasi BPBD Riau operasionalkan dua unit helikopter water boombing padamkan karhutla di Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan.

PEKANBARU - Helikopter water bombing dan tim gabungan berhasil menjinakkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gambut di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Indragiri Hilir, Riau. Meski api sudah padam, petugas terus melakukan patroli dan pendinginan untuk mengantisipasi titik api baru, dibantu hujan yang mengguyur wilayah itu beberapa hari terakhir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau, Edy Afrizal menyampaikan petugas gabungan dari tim darat sempat berupaya melakukan pemadaman titik api yang semakin membesar, tetapi mengalami kesulitan karena areal yang terbakar bergambut.

"Sore ini dari laporan api sudah dijinakkan. Tim darat terus berupaya melakukan pendinginan di bekas kebakaran," kata Edy di Pekanbaru, Selasa.

Titik api tersebut lanjutnya muncul di areal lahan yang sebelumnya sudah berhasil dipadamkan. Tim darat dari petugas gabungan BPBD Inhil dan Manggala Agni Indragiri Hulu (Inhu) yang masih bersiaga di lokasi langsung melaporkan kemunculan titik api ke pos penanggulangan karhutla di Pekanbaru.

Edy Afrizal mengatakan, dalam beberapa hari terakhir beberapa daerah di Riau diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan juga terjadi di daerah-daerah yang sedang terjadi Karhutla

“Alhamdulillah Karhutla yang sebelumnya terjadi di beberapa daerah di Riau sudah padam. Hujan yang mengguyur Riau beberapa hari terakhir juga cukup merata sehingga membantu proses pemadaman,” ujarnya.

Akan tetapi lanjutnya patroli dengan helikopter tetap dilakukan untuk mengantisipasi jika terdapat Karhutla agar bisa segera dipadamkan. “Helikopter 'water bombing stanby', namun patroli tetap dilaksanakan,” ucapnya.

Sementara di lokasi bekas kebakaran lahan lainnya di Rakan Hilir seperti di Kecamatan Simpang Kanan dan Kubu Babusalam (Kuba) petugas gabungan tim darat masih terus siaga mengantisipasi munculnya titik api baru. Begitu juga di Teluk Bano Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Petugas gabungan ada dari TNI, Polri serta BPBD dan Manggala Agni di masing-masing daerah terus bersiaga. Api sudah lama padam, tapi proses pendinginan terus dilakukan. Antisipasi saja," ujar Edy lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    saya percaya bapak panglima bisa menjaga keamanan negara ...
    pakk,, tolong dijaga keamananya ya,, kami rakyat kecil ...
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Suriah Akhirnya Jatuhkan Hu...
Advertisement
gaia musik festival
Tol Probolinggo-Banyuwangi akan Jadi Landasan Darurat Rafale Jika Pangkalan TNI AU Dibombardir Musuh

Tol Probolinggo-Banyuwangi akan Jadi Landasan Darurat Rafale Jika Pangkalan TNI AU Dibombardir Musuh

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.