Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fungsi Awal Tulisan Digunakan untuk Apa?

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 07:11 WIB | Oleh:
Fungsi Awal Tulisan Digunakan untuk Apa? Doc: Christof STACHE/AFP
Ket. Seorang gadis mengerjakan tugas sekolahnya di meja tulis di ruang kerja rumah di sebuah apartemen di Eichenau dekat München, Jerman selatan.

HEATHER Reilly sejarawan Persia dan Asiria kuno menulis di laman The Collector, hubungan antara agama dan tulisan berarti bahwa dalam banyak budaya, tulisan dianggap suci dan bahkan memiliki kekuatan magis. Temukan empat sistem penulisan awal yang lebih dari sekadar alat untuk merekam dunia, tetapi juga teks suci dengan aplikasi supernatural.

Aksara paku berkembang sekitar 3.500 SM di Sumeria di Mesopotamia selatan dan mungkin telah digunakan hingga abad ke-3 Masehi. Aksara ini digunakan oleh berbagai peradaban dan kompatibel dengan berbagai bahasa.

Terdapat banyak contoh dokumen hukum, sejarah, dan komersial yang masih ada, serta proklamasi kerajaan, cerita, mitologi, sastra, himne kepada para dewa, mantra, dan teks astrologi. Pada zaman kuno, tema-tema ini tidak dianggap terpisah.

Banyak prasasti kerajaan didedikasikan untuk para dewa, seperti Surat Sargon II kepada Ashur, yang menggambarkan kampanye militernya melawan Uratu. Dalam prasasti ini, sang raja secara rutin memuji jajaran dewa Asyur dan mendedikasikan keberhasilannya kepada mereka.

Aksara paku melewati banyak fase dan gaya karena penggunaannya yang beragam. Di bawah bangsa Sumeria, aksara paku terutama bersifat piktografik, dan simbol-simbolnya memiliki hubungan yang jelas dengan kata yang digambarkannya; misalnya, tanda untuk seorang penguasa adalah seorang pria berhiaskan kepala.

Bangsa Babilonia dan Asyur mengadaptasi piktogram menjadi aksara yang lebih kompleks dan menciptakan teks yang sekarang harus dibaca oleh para spesialis. Dalam variasi-variasi selanjutnya ini, tanda-tanda tersebut dapat mewakili suku kata atau huruf yang dapat digabungkan untuk membentuk kata-kata yang independen dari makna aslinya.

“Mereka yang terlatih membaca dan menulis aksara paku sebagian besar adalah juru tulis atau pendeta, yang bagi penduduk yang sebagian besar buta huruf pastilah tampak misterius,” tulis Reilly.

Nama yang diucapkan dari suatu entitas magis atau religius telah lama disamakan dengan pemanggilan makhluk tersebut. Dengan demikian, penemuan aksara paku dengan cepat mengilhami gagasan doa tertulis kepada para dewa serta kutukan dan mantra yang muncul pada berbagai benda, mulai dari mangkuk hingga jimat.

Kutukan tertulis telah ditemukan di banyak makam, termasuk kutukan terkenal yang terukir di dinding makam Ratu Yaba, istri Raja Tiglath-Pileser III, yang menyatakan siapa pun yang menodainya tidak akan menerima persembahan di akhirat dan akan tetap “gelisah selamanya.”

Aksara hieroglif Mesir diperkirakan telah berkembang secara independen dari aksara paku Sumeria sekitar waktu yang sama pada milenium ke-4 SM. Seiring waktu, logogram berkembang menjadi karakter abstrak yang lebih besar yang tidak lagi tampak seperti objek atau ide yang diwakilinya. Aksara-aksara ini, yang disebut Hieratik dan Demotik, lebih mudah ditranskripsi.

Aksara Hieroglif

Hieroglif dekoratif asli masih digunakan dalam upacara atau acara keagamaan jauh lebih lambat daripada penggunaannya untuk dokumentasi hukum atau keperluan praktis lainnya. Meskipun Mesir mungkin telah kehilangan sebagian pengaruh politiknya menjelang akhir Kerajaan Baru karena sejumlah kerajaan baru yang bersaing, yaitu Asyur, Mesir tetap mempertahankan pengaruh keagamaan dan budaya yang signifikan.

Bangsa Mesir kuno percaya bahwa kata-kata itu sendiri dan gambar-gambar yang terkait dengannya memiliki kekuatan transenden. Di dalam makam dan liang lahat, kita melihat teks dan mantra pelindung, yang sering kali terukir di dinding makam serta pada jimat hieroglif.

Jimat atau amulet sering digunakan oleh orang yang masih hidup, tetapi juga umum ditemukan pada orang yang telah meninggal. Sebuah hieroglif dapat melambangkan sesuatu yang lebih dari sekadar kata yang disampaikannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.