Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Blunder Bupati Pati Sudewo! Kembali Minta Maaf Tentang Kebijakan 5 Hari Sekolah Gagal Total, Bongkar Kesalahan Dinas Pendidikan

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 14:50 WIB | Oleh:
Blunder Bupati Pati Sudewo! Kembali Minta Maaf Tentang Kebijakan 5 Hari Sekolah Gagal Total, Bongkar Kesalahan Dinas Pendidikan Doc: Istimewa
Ket. Potret Sudewo Bupati Pati

JAKARTA - Bupati Pati, Sudewo, akhirnya kembali angkat suara sekaligus meminta maaf kepada masyarakat atas kebijakan lima hari sekolah yang menuai gelombang protes. 

Kebijakan yang sempat diterapkan untuk jenjang PAUD, SD, hingga SMP ini resmi dibatalkan, dan sistem enam hari sekolah kembali berlaku.

Dalam konferensi pers di Pendapa Kabupaten Pati, Senin (11/8/2025), Sudewo mengaku kebijakan tersebut merupakan kesalahan besar yang berasal dari internal pemerintahannya sendiri, khususnya di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Awalnya Dikonsultasikan, Tapi Rekomendasi Tak Dijalankan

Sudewo mengungkap bahwa ide lima hari sekolah lahir dari dirinya, dengan niat agar tidak mengganggu aktivitas TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin). 

Ia bahkan sempat meminta masukan dari pimpinan PCNU Pati serta memerintahkan adanya kajian bersama antara tim Disdikbud dan PCNU.

Namun, fakta pahit terungkap. Rekomendasi PCNU ternyata tidak dijalankan oleh Plt Kepala Disdikbud, Andrik Sulaksono. 

“Saya baru tahu belakangan bahwa saran tersebut diabaikan. Saat saya tanya sebelum menandatangani SK, dijawab sudah sesuai masukan PCNU,” ujar Sudewo.

Menurutnya, Andrik juga meyakinkan bahwa kebijakan tersebut tidak akan mengganggu jadwal TPQ dan Madin. 

Merasa yakin, Sudewo pun membubuhkan tanda tangannya pada SK itu.

Gejolak di Lapangan: Anak-anak Kelelahan

Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim, membenarkan pihaknya sudah memberi sejumlah rekomendasi, sesuai Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. 

Rekomendasi itu mencakup lima hal penting, ketersediaan pendidik, fasilitas memadai, kearifan lokal, dan masukan tokoh masyarakat. Sayangnya, banyak yang tak terpenuhi.

Hasilnya, kebijakan ini justru memicu gejolak di lapangan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

20 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

26 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.