Corinthians Copot Presiden Klub Terkait Kasus Korupsi
📅 Senin, 11 Agu 2025, 08:27 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BRASÍLIA – Klub raksasa Brasil, Corinthians, resmi mencopot presiden mereka, Anthony Melo, setelah sang pejabat tersandung kasus dugaan pencurian dan pencucian uang. Keputusan ini diambil dalam rapat umum tahunan yang digelar pada hari Minggu (10/8), menyusul skandal yang mengguncang salah satu klub tersukses di negeri Samba tersebut.
Melo, 61 tahun, sebelumnya sudah diskors dan kini menghadapi dakwaan konspirasi kriminal, pencucian uang, serta pencurian. Kasus ini mencuat setelah penyelidikan terhadap kerja sama sponsor klub dengan platform judi Vai de Bet.
Media Brasil melaporkan, dokumen penyidikan mengungkap Melo diduga membentuk jaringan perusahaan fiktif untuk mengalirkan dana milik Corinthians. Skandal tersebut memperparah kondisi keuangan klub yang tengah terhimpit masalah finansial. Jaksa bahkan menuntut Melo bersama sejumlah tersangka lain mengembalikan sekitar 7,2 juta dolar AS (sekitar 118 miliar rupiah) kepada klub.
Hasil resmi pemungutan suara yang dirilis Corinthians menunjukkan 1.413 anggota mendukung pencopotan Melo, sementara 620 suara menolak. Klub yang bermarkas di São Paulo itu memiliki basis suporter besar, termasuk Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di antara penggemar setianya.
Corinthians, tujuh kali juara Liga Brasil, kini berada di peringkat ke-12 klasemen. Dalam sejarahnya, klub ini pernah diperkuat para legenda seperti Garrincha, Rivelino, Socrates, Roberto Carlos, hingga Javier Mascherano. Melo sendiri sempat membuat kejutan tahun lalu dengan merekrut penyerang tim nasional Belanda, Memphis Depay.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!