Catat! Telur Ayam Lebih Efektif Atasi Stunting Dibanding Ikan dan Daging
📅 Senin, 11 Agu 2025, 14:58 WIB | Oleh: Tim RedaksiSementara Rahayu Widaryanti, membahas hambatan praktik pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) di daerah pedesaan yang mencakup faktor ekonomi, sosial-budaya, hingga rendahnya pengetahuan keluarga terkait pemberian makan yang tepat.
Kebijakan Berbasis Bukti
Rektor Universitas Respati Yogyakarta, Prof. dr. Hari Kusnanto dalam sesi diskusi menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menyusun kebijakan berbasis bukti.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan data, tetapi juga arah strategis dalam membangun kualitas pengasuhan yang berdampak jangka panjang terhadap pembangunan SDM,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur DIY dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menginisiasi kegiatan ini. Sedangkan Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Iqbal Apriansyah, menyampaikan harapannya agar program pengasuhan 1000 HPK diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terarah. Sehingga mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) yang dimulai sejak terjadinya pembuahan sampai anak berusia 24 bulan merupakan periode krusial yang menentukan masa depan anak. Kualitas pengasuhan pada periode ini berperan penting dalam mencegah stunting, sebuah kondisi yang berdampak jangka panjang pada kesehatan dan perkembangan anak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!