10 Kerentanan Kerusakan Dibalik Nilai Historis dan Pesona Mobil Tua
📅 Senin, 11 Agu 2025, 23:37 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Alfisnardo
JAKARTA - Mobil tua kerap menjadi incaran para pecinta otomotif karena nilai historis, keunikan desain, dan nuansa nostalgia yang ditawarkannya. Namun, di balik pesona tersebut, mobil dengan usia lebih dari satu dekade biasanya memiliki tantangan tersendiri dalam hal perawatan. Usia kendaraan yang sudah tidak muda lagi membuatnya rentan mengalami berbagai kerusakan, atau yang kerap disebut “penyakit mobil tua.”
Berikut sepuluh kerusakan yang umum terjadi pada mobil tua yang perlu diwaspadai, agar pemilik dapat melakukan pencegahan sejak dini dan menekan biaya perbaikan.
1. Sistem pendingin bocor
Kebocoran pada sistem pendingin menjadi penyebab umum terjadinya panas berlebih (overheating) pada mobil tua. Faktor penyebabnya antara lain kerusakan pada thermostat, selang yang retak, atau radiator yang aus. Pemilik kendaraan disarankan mengganti cairan pendingin (coolant) setiap 38.000 km atau dua tahun sekali untuk mencegah kerusakan mesin akibat panas berlebih.
2. Komponen aus
Sebaiknya Anda baca juga:
Piston, bearing, dan komponen mesin lainnya berpotensi aus seiring pemakaian. Kondisi ini dapat menimbulkan kebocoran oli karena tekanan tidak dapat ditahan dengan baik. Untuk mencegahnya, pemilik mobil disarankan rutin mengganti oli setiap 10.000 km atau enam bulan sekali serta menghindari membawa beban berlebih.
3. Overheating
Panas berlebih pada mesin ditandai dengan suhu yang meningkat drastis, keluarnya asap putih dari kap mesin, dan mesin mati tiba-tiba. Penyebabnya dapat berupa radiator bocor, pompa air rusak, atau thermostat yang tidak berfungsi. Perawatan rutin pada sistem pendingin menjadi langkah utama pencegahan.
4. Kerusakan sistem suspensi
Suspensi yang aus membuat mobil terasa tidak stabil, muncul getaran berlebih, hingga suara gemeretak saat melewati jalan tidak rata. Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh shockbreaker atau bushing yang sudah melemah. Penggantian komponen yang rusak dan penyetelan ulang suspensi menjadi solusi perbaikan.
5. Masalah sistem pengapian
Kondisi busi, kabel, atau koil yang aus dapat menyebabkan mesin sulit dinyalakan atau mati mendadak. Pemeriksaan dan penggantian komponen pengapian secara berkala sangat penting untuk menjaga performa mobil.
6. Masalah sistem pelumasan
Mobil tua rentan terhadap kebocoran oli atau penurunan tekanan oli akibat sistem pelumasan yang tidak optimal. Disarankan menggunakan oli dengan kekentalan minimal 10W, mengganti filter oli sesuai rekomendasi, dan memantau volume oli secara rutin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!