Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilham Habibie: Kadin Dorong Inovasi Riset dan Industri

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Ilham Habibie: Kadin Dorong Inovasi Riset dan Industri Doc: RRI/Tsalisa
Ket. Kepala Badan Riset dan Teknologi Kadin, Ilham Habibie

JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Teknologi Kadin, Ilham Habibie, menekankan pentingnya kolaborasi riset dan industri di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa sinergi antar akademisi, peneliti, dan pelaku usaha harus terus diperkuat segera.

“Kita harus jemput bola dengan memadukan riset dan kebutuhan industri secara kolaboratif. Banyak peneliti belum tahu apa yang dibutuhkan pengusaha dan sebaliknya juga demikian," ujarnya usai kegiatan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di kampus ITB, Bandung, Sabtu (9/8).

Ilham menjelaskan kolaborasi ini merupakan kunci inovasi terbuka dan penggunaan teknologi digital dalam mempercepat kemajuan riset nasional. Menurutnya, riset terapan harus dimulai dari awal dengan pemahaman kebutuhan industri yang jelas.

“Riset tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dan pemahaman industri. Kita harus merancang penelitian dengan kebutuhan pasar supaya hasilnya bisa langsung digunakan dan dikomersialisasikan," ucap dia.

Ilham juga menyoroti budaya riset di Indonesia yang masih kurang berkembang, terutama keterlibatan perusahaan dalam penelitian dan pengembangan teknologi. Ia menyebut hanya segelintir perusahaan besar seperti Kalbe, Paragon, dan Politron yang rutin melakukan riset.

“Kita belum sepenuhnya mengandalkan penguasaan sains dan teknologi sebagai tulang punggung kemajuan ekonomi. Padahal, negara maju dunia memiliki keunggulan kompetitif melalui inovasi dan SDM unggul di bidang teknologi," kata dia.

Ilham menambahkan Indonesia harus mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan memperkuat riset kolaboratif agar mampu bersaing dengan negara maju lain seperti Tiongkok dan Jerman. Ia mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum ini bersama.

“Semua pihak harus bergerak cepat memperkuat riset dan inovasi demi masa depan bangsa. Kolaborasi riset dan industri harus jadi prioritas untuk kemajuan Indonesia secara berkelanjutan," ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.