Tren 'Influencer' Sekarang: Asal Klaim Penghargaan Agar Tampak Pintar
📅 Jumat, 08 Agu 2025, 12:00 WIB | Oleh: Tim PenulisMereka akan selalu bertanya-tanya ‘siapa mereka dan bagaimana mereka harusnya bersikap’. Maka, publik perlu mengingat konsistensi sifat dan sikap mereka.
Influencer dapat mencoba merekayasa. Namun, hal-hal dan nilai-nilai yang sifatnya konsisten biasanya akan terlihat lebih nyata atau asli.
Keinginan untuk tidak hanya dianggap cantik tapi juga pintar itu manusiawi. Tapi klaim prestasi yang berlebihan berisiko mengaburkan batas antara fakta dan manipulasi.
Publik mesti lebih kritis memilah kebenaran, sementara influencer perlu mempertimbangkan etika dan integritas. Harapannya, sharing pencapaian tidak hanya mengundang kekaguman, tetapi juga membangun kepercayaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ina Ratriyana, PhD candidate School of Film, Media, and Journalism, Monash University, Melbourne, Australia, Monash University
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!