Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua: LSF Tidak Lagi Potong Adegan Film saat Penyensoran

24 Jumat, 08 Agu 2025, 02:30 WIB | Oleh:
Ketua: LSF Tidak Lagi Potong Adegan Film saat Penyensoran Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Ketua Lembaga Sensor Film (LSF), Naswardi

JAKARTA - Lembaga Sensor Film (LSF) kini tidak lagi memotong atau mengaburkan adegan dalam materi film pada proses penyensoran. Lembaga tersebut kini hanya menerapkan skema proses klasifikasi usia penonton, bukan penyensorang yang bersifat fisik.

"Kami meneliti judul, tema, dialog, monolog, dan visual terkait adegan," kata Ketua LSF, Naswardi, Kamis (7/8).

Setelah itu, pihaknya akan menilai dan mengelompokkan film-film tersebut dalam kategori Semua Umur, 13+, 17+, dan 21+.

Menurut Naswardi, produsen film saat ini sudah menyadari pentingnya klasifikasi usia penonton sejak awal proses produksi. Mereka pun berupaya menyesuaikan kontennya dengan ketentuan usia penonton meski kadang penilaiannya berbeda dengan LSF.

"Biasanya kalau ada film yang tidak sesuai klasifikasi usia yang diminta, kami berikan catatan untuk segera diperbaiki," ujar dia.

Setelah itu para produser akan menyesuaikan filmnya dari sisi adegan, dialog, tema, dan judul.

Namun, jika pihak produser tidak mau mengubah filmnya, mereka harus menerima klasifikasi usia yang ditetapkan LSF.

"Dengan kata lain, mereka dianggap menerima klasifikasi usia yang kami tetapkan," tutur dia.

Naswardi menyatakan pada era digital saat ini, proses pemotongan secara teknis memang sudah tidak memungkinkan lagi.

"Materi film sekarang sudah berbentuk digital, sehingga tidak memungkinkan untuk memotongnya seperti dulu," ungkap dia.

Terkait tayangan televisi, Naswardi menyebutkan dua jenis program yang tidak melalui proses sensor yakni berita dan siaran langsung. Sementara program lain wajib mengantongi Surat Lulus Sensor (SLS) yang diterbitkan LSF sebelum ditayangkan.

"Sinetron, infotainment, iklan, reality show, semuanya wajib lulus sensor sebelum tayang," ucap dia.

Hingga Juni 2025, tercatat LSF telah menerbitkan SLS untuk 19 ribu judul dan mayoritas untuk televisi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.