Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendes PDT Dorong Masyarakat Desa Turut Perang Lawan Narkoba

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 00:20 WIB | Oleh:
Mendes PDT Dorong Masyarakat Desa Turut Perang Lawan Narkoba Doc: Kemendes PDT
Ket. Mendes PDT, Yandri Susanto Humas

JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto mengajak masyarakat desa untuk perang melawan narkoba. Hal ini diungkapkannya dalam Sosialisasi Praktik Baik Desa Bersinar di Desa Tambakbaya, Cibadak, Lebak, Banten, Selasa (5/8).

Mendes Yandri menyebut, Provinsi Banten menurut BNN, telah masuk zona kuning peredaran narkoba. Ia mengajak seluruh masyarakat desa, khususnya warga Banten untuk menyatakan perang terhadap narkoba.

"Oleh karena itu program Desa Bersinar. Bersih dari Narkoba akan terus kami kawal," kata Mendes Yandri dalam keterangan tertulisnya.

Mendes Yandri meminta kepada jajaran para kepala desa dan perangkat desa termasuk BPD menjalani tes urine. Menurut dia, para kades, bpd, dan perangkat desa adalah faktor penentu dan contoh di desa.

Yandri juga meminta kontribusi dari alim ulama, kalangan pondok pesantren, dan sekolah-sekolah. Untuk bersama melawan narkoba dan persempit pergerakan para bandar narkoba.

"Jika Kepala Desa, BPD dan seluruh elemen masyarakat desa kompak. Maka saya menyakini program BNN hingga ke level bawah bisa sukses," ucap dia.

Mendes Yandri menyatakan, seluruh warga negara harus secara tegas melawan narkoba. Hal ini demi menyelamatkan anak cucu bangsa ini dari bahaya barang haram tersebut.

Yandri menginstruksikan seluruh Kepala Desa, BPD hingga masyarakat desa untuk awasi seluruh keluarga dan warga disekitar kita. Jika ada yang mencurigakan, agar segera laporkan ke pihak yang berwajib.

Sementara itu, Kabaharkam Komjen Fadhil Imran menyampaikan, Indonesia tidak hanya berperang lawan narkoba tapi menjaga masa depan generasi. Program Desa Bersinar yang digagas BNN menjadi sangat penting, untuk itu pentingnya kolaborasi dan ketauladanan.

"Baharkam lewat Bhabinkamtibmas siap jadi mitra strategis BNN namun butuh dukungan dari semua kalangan masyarakat di desa, Pemerintah Desa, BPD hingga masyarakat desa," ujar Fadhil

Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom menambahkan kehadiran Mendes, Kabaharkam, BNN, Forkompimda, Polda Banten memberikan pesan khusus. Hal tersebut yakni sebagai peringatan kepada para bandar narkoba, agar tidak masuk ke desa-desa.

"Bahwa negara tidak akan mundur. Dan negara serius untuk perang terhadap narkoba," pungkas Marthinus. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

16 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.