Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Ini, Trump Mulai Berlakukan Kebijakan Tarif AS di Seluruh Dunia

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 12:22 WIB | Oleh:
Hari Ini, Trump Mulai Berlakukan Kebijakan Tarif AS di Seluruh Dunia Doc: AP
Ket. Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemberlakuan tarif kepada mitra dagang AS di Gedung Putih, Rabu (6/8)

WASHINGTON – Kebijakan tarif luas yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump dimulai pada hari Kamis 7 Agustus 2025 pukul 00.01 dini hari waktu ET atau pukul 12.01 WIB. 

Mengutip laporan Associated Press, Kamis (7/8), pajak impor akan mencapai tingkat yang belum pernah terjadi di AS dalam hampir 100 tahun, dan warga Amerika diperkirakan akan membayar rata-rata 18,3% lebih tinggi untuk produk impor.  Ini menjadi tarif tertinggi sejak 1934, menurut Budget Lab di Yale, sebuah pusat penelitian kebijakan nonpartisan.

Perusahaan-perusahaan menghadapi tarif dengan berbagai cara. Banyak produsen mobil tampaknya menanggung biayanya untuk saat ini. Namun, sebagian besar ekonom berpendapat biaya tersebut pada akhirnya akan ditanggung oleh konsumen dan bisnis AS sampai batas tertentu.

Negara yang Terdampak  

Lebih dari 60 negara dan Uni Eropa menghadapi tarif 15% atau lebih tinggi. India termasuk di antara negara-negara dengan tarif tinggi. Trump menandatangani perintah eksekutif pada hari Rabu (6/8) untuk mengenakan tariff tambahan sebesar 25% kepada India atas pembelian minyak Russia, sehingga total tarif gabungan yang dikenakan Amerika Serikat kepada sekutunya itu menjadi 50%, yang akan mulai berlaku akhir bulan ini.

Tekanan Politik

Trump secara langsung mengaitkan tarif 50% kepada Brasil dengan persidangan mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, yang saat ini sedang menjalani tahanan rumah. Gedung Putih menetapkan tarif impor dari Kanada sebesar 35%, dengan alasan Kanada telah gagal "berbuat lebih banyak untuk menangkap, menyita, menahan, atau mencegat ... para penyelundup, penjahat buron, dan obat-obatan terlarang."

Penundaan Pemberlakuan Tarif 

Trump memberlakukan batas waktu setelah tarif sebelumnya pada bulan April mengakibatkan kepanikan pasar saham. Tarifnya yang luar biasa tinggi memicu kekhawatiran resesi — mendorong Trump untuk memberlakukan periode negosiasi 90 hari.

Ketika ia tidak dapat menciptakan cukup banyak kesepakatan dagang dengan negara lain, ia memperpanjang jangka waktu dan mengirim surat kepada para pemimpin dunia yang hanya mencantumkan tarif, memicu serangkaian kesepakatan tergesa-gesa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.