Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Sulteng Upayakan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Berstatus Internasional

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 13:30 WIB | Oleh:
Gubernur Sulteng Upayakan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Berstatus Internasional Doc: antara foto
Ket. Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid

PALU - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid terus berupaya Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Sulteng, berubah status menjadi bandara internasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Bandara salah satu fasilitas vital pada sektor transportasi udara, kami terus berupaya agar Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu bisa naik status," kata Anwar di Palu, Kamis 7/8).

Menurut dia, pengalihan status bandara akan membantu menunjang kelancaran aktivitas investasi di daerah, karena rute penerbangan dari daerah maupun negara lain dapat langsung ke Palu.

Bila terwujud menjadi bandara internasional, ia meyakini akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah.

“Sulteng punya alasan kuat meminta kepada pemerintah pusat menaikkan status Bandara SIS Al-Jufri Palu, salah satunya mengenai embarkasi haji, lalu menjadi tempat transit tenaga kerja sebelum masuk ke kawasan industri dan ini juga memperkaya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) masuk ke Sulteng,” sebut Anwar.

Gubernur juga mengemukakan telah mengusulkan kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono terkait peningkatan status SIS Al-Jufri Palu menjadi bandara internasional tersebut.

Langkah ini juga sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperbanyak bandara internasional di daerah. “Kami menargetkan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu pada tahun 2027 sudah berstatus internasional," kata dia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan guna mewujudkan itu maka perlu kolaborasi lintas sektor, mulai dari otoritas bandara hingga kementerian teknis terkait melakukan berbagai pembenahan fasilitas, seperti terminal maupun landasan pacu supaya pesawat berkapasitas besar bisa mendarat dan terbang, termasuk fasilitas penunjang lainnya.

"Bandara merupakan pintu gerbang masuk ke suatu daerah, maka kami sebagai pemerintah melakukan langkah-langkah konkret untuk kemajuan daerah di masa mendatang," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.