Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dietisien: Omega 3 di Ikan Laut dan Ikan Air Tawar Baik untuk Kesehatan Jantung

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 17:27 WIB | Oleh:
Dietisien: Omega 3 di Ikan Laut dan Ikan Air Tawar Baik untuk Kesehatan Jantung Doc: ANTARA/Muhamad Nasir
Ket. Ilustrasi-Seorang pedagang meletakan ikan ukuran besar sambil melayani pembeli.

JAKARTA -  Ikan air laut dan ikan air tawar sama-sama mengandung lemak baik omega 3 untuk kesehatan tubuh, hal itu disampaikan Fitri Hudayani seorang profesional kesehatan yang terlatih khusus di bidang diet dan nutrisi (Dietisien) dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta.

"Kandungan lemak dalam ikan dapat membantu menjaga kesehatan, misalnya kesehatan jantung," kata Fitri kepada Antara pada Kamis (7/8).

Ia menyampaikan bahwa ikan air laut mengandung asam lemak omega 3 jenis asam dokosaheksaenoat atau DHA dan asam eicosapentaenoic atau EPA yang lebih mudah diserap oleh tubuh.

Kedua asam lemak omega-3 ini penting untuk kesehatan tubuh, berperan dalam perkembangan otak dan fungsi mata serta menjaga kesehatan jantung dan mengurangi peradangan.

Sedangkan ikan air tawar, menurut Fitri, lebih banyak mengandung asam lemak omega 3 berupa asam alfa-linolenat atau ALA yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung, otak, dan mata serta kekebalan tubuh.

"Meski demikian kualitas omega 3 dari ikan laut lebih tinggi dibanding ikan air tawar, tetapi bukan berarti ikan air tawar kurang berkualitas, keunggulan lain dari ikan air tawar adalah mudah didapat," katanya.

Fitri menambahkan, ikan air tawar merupakan sumber protein yang lebih rendah kalori, sehingga cocok untuk diet rendah lemak.

Menurut Fitri, ikan air tawar dan ikan laut bisa dikonsumsi secara bergantian atau dikombinasikan untuk mendapatkan manfaat optimal.

Penggunaan berbagai macam sumber protein hewani baik untuk pemenuhan kebutuhan gizi harian, terutama pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Fitri menyampaikan bahwa ikan air laut seperti ikan salem, ikan kembung, ikan kakap, dan jenis ikan laut lain yang mudah didapat di pasar dapat disajikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani.

Ikan air tawar seperti ikan lele, ikan nila, ikan mas, dan ikan patin juga bisa disajikan sebagai pilihan sumber protein bagi keluarga.

"Sumber protein hewani antara lain telur, daging ayam, daging sapi, produk laut, ikan baik laut maupun tawar kesemuanya bernilai gizi baik sebagai sumber energi, protein dan juga lemak, sehingga bisa saling menggantikan satu sama lain atau bisa juga untuk menambahkan nilai gizi jika dibutuhkan lebih," demikian Fitri Hudayani. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.