Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zamannya Gaya Hidup Ramah Lingkungan, ITS Hadirkan Water Station

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 18:01 WIB | Oleh:
Zamannya Gaya Hidup Ramah Lingkungan, ITS Hadirkan Water Station Doc: Istimewa
Ket. Water Station ini memanfaatkan proses filtrasi yang efisien dan ramah lingkungan untuk mengolah air keran menjadi air siap minum yang aman dan berkualitas tinggi.

SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kiprahnya melalui peluncuran Water Station di Lapangan Marinir Bogowonto Surabaya, Jumat (1/8). Inovasi ini lahir dari kolaborasi lintas sektor yang mengedepankan teknologi tepat guna, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat gotong royong. ITS berperan aktif dalam proses pengembangan teknologi dan desain dan menggandeng BSI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pendanaan serta pelaksanaan kegiatan. Sementara itu, Marinir TNI AL ikut serta dengan menyediakan lokasi strategis sebagai tempat implementasi inovasi tersebut.Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) ITS Fadlilatul Taufany berujar, Water Station ini tak sekadar fasilitas penyedia air minum, tetapi juga sebagai upaya dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan inklusif.  “Kami yakin bahwa teknologi seharusnya hadir di tengah kehidupan masyarakat, menjawab persoalan nyata, serta menjadi jembatan untuk mengurangi kesenjangan sosial,” ujar lelaki yang akrab disapa Taufany tersebut.Pembuatan Water Station yang melibatkan mahasiswa ini memanfaatkan proses filtrasi yang efisien dan ramah lingkungan untuk mengolah air keran menjadi air siap minum yang aman dan berkualitas tinggi. Water Station ini dinilai dapat menekan penggunaan botol plastik hingga 4.000 buah dan mengurangi emisi karbon sekitar 0,33 ton CO₂.Taufany mengatakan, kehadiran Water Station sangatlah penting mengingat air keran di Surabaya masih mengandung partikel dan kontaminan yang harus disaring sebelum diminum. “Kami berharap teknologi ini dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.” tambah alumnus National Taiwan University of Science and Technology tersebut.Dosen Departemen Teknik Kimia ITS tersebut menekankan proyek Water Station ini merupakan suatu bentuk komitmen pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu bagian integral dari pendidikan karakter dan pengabdian masyarakat. “Lewat proyek seperti ini, mahasiswa ITS tak hanya belajar tentang teknik dan desain, tetapi juga tentang empati, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial,” lanjut Taufany.Proyek ini juga merupakan suatu upaya ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), yang sesuai dengan poin ke-6, ke-12, dan ke-17 terkait air bersih dan sanitasi layak, konsumsi dan produksi bertanggung jawab, serta kemitraan untuk mencapai tujuan. Taufany berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut, termasuk dalam berbagai bidang lain yang mendukung pembangunan berkelanjutan, inovasi teknologi, dan pemberdayaan masyarakat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.