Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Langkah Nyata Papua Barat Daya: Identifikasi Masalah Tiga Kabupaten Demi MBG

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Langkah Nyata Papua Barat Daya: Identifikasi Masalah Tiga Kabupaten Demi MBG Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melakukan identifikasi terhadap masalah yang dihadapi tiga kabupaten di provinsi ke-38 itu untuk mencarikan solusi konkret dalam rangka mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, di Sorong, Selasa, mengatakan bahwa setelah melakukan identifikasi memang ada sejumlah kabupaten yang belum menjalankan Program MBG karena berkaitan dengan beberapa kendala utama.

"Di Papua Barat Daya itu ada tiga kabupaten yang belum menjalankan Program MBG, yakni Tambrauw, Maybrat, dan Sorong Selatan," ujarnya.

Persoalan utama, kata dia, berkaitan dengan belum adanya lahan pembangunan dapur sehat di tiga wilayah itu, sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan implementasi program strategis tersebut.

“Memang Kabupaten Tambrauw, Maybrat, dan Sorong Selatan ini belum jalan sama sekali,” kata Ahmad.

Berkaitan dengan kendala itu, pihaknya melaksanakan rapat pembentukan satuan tugas sekaligus melakukan pemetaan terhadap kendala itu dengan solusi konkret.

“Ini yang nanti akan menjadi fokus pembahasan satgas. Oleh karena itu, kami menggelar rapat perdana untuk memetakan dan memitigasi kendala-kendala tersebut,” ujarnya.



Ahmad menyampaikan bahwa Papua Barat Daya menjadi provinsi pertama yang membentuk Tim Satgas MBG pascainstruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal ini, kata dia, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program nasional yang bertujuan meningkatkan gizi anak dan pelajar.

Dia pun segera melakukan koordinasi dengan tiga kabupaten terkait untuk bersama mendorong upaya penyediaan lahan pembangunan dapur MBG.

“Kalau lahannya sudah disiapkan, kita tinggal melengkapi dokumen pendukungnya seperti surat persetujuan dari kepala daerah masing-masing serta dokumen teknis lainnya,” kata dia.

Ahmad mengungkapkan dana pembangunan dapur MBG sebetulnya sudah disiapkan oleh pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, karena belum ada kesiapan dari daerah, pencairan dana tersebut masih tertunda.

“Kalau kita bergerak lebih cepat, Papua Barat Daya bisa menjadi daerah pertama yang memulai pembangunan dapur MBG. Akses anggaran pun bisa segera dibuka,” ujarnya.

Dia juga melakukan pembagian tugas dan penunjukan penanggung jawab di masing-masing kabupaten/kota. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap daerah memiliki fokus penyelesaian masalah yang spesifik dan cepat tanggap.

“Tujuannya, dapur MBG bisa berdiri dan program ini segera berjalan,” katanya.



Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat dalam upaya memperbaiki status gizi anak-anak Indonesia serta mendukung kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.