Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Batuk Akibat Bediding dengan Aktivitas Fisik Sederhana

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 20:48 WIB | Oleh:
Cegah Batuk Akibat Bediding dengan Aktivitas Fisik Sederhana Doc: Komix
Ket. Salah satu sudut Jotun Flagship Store. Cat dan pelapis dari Jotun diharapkan dapat melindungi bangunan dari terik matahari Pekanbaru yang kadang ekstrem.

JAKARTA -  Cuaca yang tidak menentu saat musim kemarau sering kali diikuti atau identik dengan meningkatnya kasus batuk. Sejumlah wilayah di Indonesia mencatat kenaikan jumlah pasien dengan keluhan masalah pada saluran pernapasan.

Selain karena perubahan cuaca yang ekstrem akibat pancaroba, fenomena bediding, yakni udara dingin yang muncul pada malam hingga pagi hari, ikut memperburuk kondisi. Turunnya suhu secara drastis selama beberapa jam ini terjadi karena sedikitnya awan sehingga radiasi panas yang diterima selama siang hari langsung dilepas ke atmosfer tanpa halangan.

Bahkan, di beberapa wilayah di Indonesia, suhu malam hingga subuh dapat turun hingga ke 14 derajat Celcius. BMKG menjelaskan bahwa suhu dingin “bediding” melanda sebagian selatan Indonesia yang banyak pemukiman dataran tinggi.

Kondisi tersebut ditambah dengan minimnya tutupan vegetasi yang berfungsi menjaga kelembapan udara dan mencegah perubahan suhu drastis. Akibatnya laporan bediding banyak dirasakan di wilayah dengan kondisi tersebut.

Diperkirakan, bediding akan dialami hingga bulan September 2025. Cuaca yang bisa berubah drastis karena pancaroba serta bediding membawa sejumlah risiko kesehatan, terutama pada pernapasan. Karena kelembapan udara yang rendah, tubuh jadi lebih rentan iritasi, terutama bagi mereka yang jarang bergerak aktif atau memiliki daya tahan tubuh rendah.

“Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yang sering diawali dengan batuk berkepanjangan. Mulai dari batuk kering, berdahak, hingga radang tenggorokan, risiko ISPA bisa menimpa siapapun tanpa pandang usia. Di tengah situasi tersebut, penting untuk menjaga kebugaran tubuh agar sistem pernapasan tetap optimal,” kata, LOB 2 and PR Group Manager PT. Bintang Toedjoe Andry Mahyudi melalui keterangannya pada hari Selasa (5/8).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak muda, Komix Herbal hadir tidak hanya sebagai solusi swamedikasi untuk meredakan gejala batuk, tetapi juga sebagai penggerak gaya hidup aktif.

Solusi herbal batuk ini mengajak generasi muda untuk tetap aktif setiap hari dengan cukup dance 15 menit, dan menggelar Komix Herbal otek Dance Fest hadir jadi kampanye edukasi kesehatan yang dikemas dalam bentuk kompetisi dance kreatif dengan hadiah utama ke Korea Selatan dan kelas eksklusif dengan dancer K-Pop, DEUKIE dari Kwon Twins.

Tahap semifinal baru saja digelar di Medan dan Yogyakarta, dinilai oleh para juri profesional seperti Runner Up Amazing Dance Indonesia, Rony Lie; Finalis The Dance Icon Indonesia, Gyta Harahap; dan Top 8 Popping Leg Category Radikal Forze Vietnam, Kydi. MIC Official dari Medan dan WAACKANIZM dari Yogyakarta berhasil menjadi pemenang Semifinal di kedua kota ini. Penampilan kreatif dan kerennya mengantar mereka lanjut berkompetisi di babak final di Jakarta.

Melihat sambutan meriah atas kompetisi ini, Andry mengingatkan kembali bahwa rangkaian acara ini masih akan berlangsung bahkan lebih meriah lagi. Lewat  Komix Herbal Potek  Dance Fest, pihaknya mengajak anak muda untuk hidup aktif dan sehat dengan cara yang fun.

“Setelah Medan, semifinal juga akan diadakan di Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Tangerang sebelum para pemenang bertolak ke Jakarta untuk bertanding di babak final. Terus ikuti rangkaiannya sampai menemukan pemenang akhir yang akan berangkat ke Korea Selatan,” ucap Andry.

Ia menambahkan, musim kemarau dan bediding memang tak bisa dihindari. Komix Herbal mengajak anak muda untuk siap menghadapi musim batuk, mengenali cara swamedikasi yang tepat, serta menjaga kebugaran tubuh melalui aktivitas fisik sederhana dari satu lagu dan satu gerakan dance yang menyenangkan.

“Baik itu dengan dance 15 menit per hari maupun dengan Komix Herbal, keduanya sama-sama dapat mencegah gejala batuk,” lanjut Andry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.