Gunung Krasheninnikov Meletus Terkait Gempa Dahsyat di Kamchatka Russia?
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 14:20 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: X/volcaholic1
MOSKOW - Sebuah gunung berapi meletus untuk pertama kalinya dalam 475 tahun di wilayah Kamchatka timur Russia, kata otoritas darurat negara itu, Minggu (3/8), beberapa hari setelah gempa bumi dahsyat melanda wilayah tersebut.
Gambar yang dirilis oleh media pemerintah Russia menunjukkan gumpalan abu tebal yang dimuntahkan dari gunung berapi Krasheninnikov, yang terakhir meletus pada tahun 1550, menurut Program Vulkanisme Global Smithsonian Institution.
Gumpalan asap diperkirakan mencapai ketinggian 6.000 meter, kata Kementerian Situasi Darurat Kamchatka dalam sebuah posting di Telegram.
"Awan abu menyebar ke arah timur dari gunung berapi menuju Samudra Pasifik. Tidak ada daerah berpenduduk di sepanjang jalurnya, dan tidak ada hujan abu yang tercatat di daerah berpenghuni," kata kementerian.
Kementerian mengatakan, otoritas menetapkan kode bahaya penerbangan "oranye", yang berarti penerbangan di area tersebut dapat terganggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peristiwa ini terjadi setelah Klyuchevskoy, gunung berapi lain di wilayah tersebut - yang paling aktif di Eropa dan Asia - meletus pada hari Rabu.
Letusan Klyuchevskoy cukup umum terjadi, sedikitnya 18 kali terjadi sejak tahun 2000, menurut Program Vulkanisme Global.
Kedua letusan ini terjadi setelah salah satu gempa bumi terkuat yang pernah tercatat, yang terjadi pada hari Rabu, memicu peringatan tsunami dan evakuasi jutaan orang dari wilayah pesisir dari Jepang hingga Hawaii hingga Ekuador.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kerusakan terburuk terlihat di Russia, tempat tsunami menghantam pelabuhan Severo-Kurilsk dan menenggelamkan pabrik perikanan, kata sejumlah pejabat.
Gempa berkekuatan 8,8 melanda Petropavlovsk di semenanjung Kamchatka Russia dan merupakan yang terkuat sejak 2011, ketika gempa berkekuatan 9,1 di lepas pantai Jepang menyebabkan tsunami yang menewaskan lebih dari 15.000 orang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!