Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengadilan Korea Selatan Kembali Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Mantan Presiden Yoon Suk Yeol

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 14:51 WIB | Oleh:
Pengadilan Korea Selatan Kembali Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Mantan Presiden Yoon Suk Yeol Doc: Yonhap
Ket. Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol hadiri sidang di Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada 9 Juli 2025

SEOUL - Pengadilan Korea Selatan pada Kamis (31/7) mengeluarkan surat perintah penangkapan baru untuk mantan presiden Yoon Suk Yeol. Memungkinkan jaksa membawanya secara paksa untuk diinterogasi setelah ia mangkir beberapa kali.

Penasihat khusus yang menyelidiki Yoon dan istrinya, mantan ibu negara Kim Keon Hee, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "surat perintah penangkapan telah dikeluarkan hari ini untuk mantan presiden Yoon Suk Yeol".

Yoon menjerumuskan Korea Selatan ke dalam krisis politik ketika ia berupaya menumbangkan pemerintahan sipil pada tanggal 3 Desember. Ia mengirimkan pasukan ke parlemen dalam upaya mencegah anggota parlemen menolak deklarasi darurat militernya.

Ia menjadi presiden petahana pertama di negara itu yang ditahan ketika ia ditahan pada bulan Januari setelah melawan penangkapan, menggunakan pasukan keamanan presiden untuk menggagalkan penyelidik.

Dia dibebaskan atas dasar prosedural pada bulan Maret sementara persidangan pemberontakannya berlanjut, tetapi ditahan lagi pada awal Juli karena khawatir dia akan menghancurkan bukti terkait kasus tersebut.

Jaksa yang menyelidiki tuduhan kecurangan pemilu parlemen memanggil Yoon untuk diinterogasi, namun ia tidak hadir dengan alasan masalah kesehatan.

Pada hari Rabu, mereka mengajukan permintaan baru untuk surat perintah penahanan. 

Sekarang setelah surat perintah dikeluarkan, jaksa berwenang memasuki fasilitas penahanan Yoon dan memaksanya untuk hadir untuk diinterogasi.

Sebaiknya Anda baca juga:

Masalah hukum juga bertambah bagi Yoon dan istrinya dalam kasus-kasus yang tidak terkait dengan upaya darurat militer.

Jaksa sedang menyelidiki tuduhan bahwa seorang saham (dukun), Jeon Seong-bae, menerima kalung berlian dan tas tangan desainer mewah dari seorang pejabat senior Gereja Unifikasi dan memberikannya kepada Kim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Uji Coba, Oman Pernah Dua Kali Dikalahkan Timnas Indonesia

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Uji Coba, Oman Pernah Dua K...

Andoni Iraola Kini Menangani Liverpool

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Andoni Iraola Kini Menangan...
Olahraga
Pengalaman Zverev Diuji Keb...
Rona
Polaroid Luncurkan Kamera A...

Hindari Kawasan GBK, Ada Konser Exo, Lalu Lintas Dialihkan

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hindari Kawasan GBK, Ada Ko...

Waduh, Ayam Jantan Malu Berkokok, Keok dari Pantai Gading

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Waduh, Ayam Jantan Malu Ber...
Olahraga
Alphonso Davies
Olahraga
Ferrari Siap Akhiri Laju Ke...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.