Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Maluku Optimalkan Teknologi TIK untuk Dongkrak PAD dari Sektor Perikanan

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Maluku Optimalkan Teknologi TIK untuk Dongkrak PAD dari Sektor Perikanan Doc: Antara Foto
Ket. Evaluasi Kinerja Ekspor Maluku Semester I Tahun 2025 yang digelar Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Maluku di Kota Ambon.

Pemerintah Provinsi Maluku mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor perikanan.

“Potensi besar Maluku pada sektor perikanan belum memberi kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD Maluku. Diperlukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi, komunikasi, dan transportasi untuk mempercepat ekspor,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Maluku Kasrul Selang di Ambon, Kamis (31/7).

Dia mengemukakan hal itu dalam kegiatan Evaluasi Kinerja Ekspor Maluku Semester I Tahun 2025 digelar Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Maluku di Kota Ambon.

Ia mengatakan Maluku sebagai daerah kepulauan memiliki potensi kelautan yang besar. Dengan total luas wilayah administratif mencapai 712.479,65 kilometer persegi, sebagian besar atau 92,4 persen berupa lautan seluas 658.294,69 kilometer persegi, menyimpan kekayaan sumber daya laut hingga 3,9 juta ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp117 triliun.

Hal itu didukung dengan data Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Maluku yang mencatat bahwa nilai ekspor komoditas perikanan Maluku tembus Rp448 miliar pada semester I 2025, meningkat 9,7 persen dibandingkan dengan periode sama pada 2024.

Total nilai ekspor perikanan selama Januari hingga Juni 2025 mencapai Rp448 miliar, dengan total volume komoditas ikan hidup 243.430 ekor dan non-hidup 5.118 ton.

Oleh sebab itu, untuk memaksimalkan penyerapan PAD dari sektor perikanan, ia menilai penting untuk melakukan digitalisasi tata kelola dan distribusi hasil laut guna mempercepat proses ekspor, meningkatkan efisiensi, serta memperluas akses pasar.

Melalui TIK, pemerintah daerah setempat dapat mengintegrasikan data produksi, pelacakan rantai pasok, hingga layanan perizinan secara daring, sehingga mempermudah pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan ekspor.

Selain itu, TIK mendukung transparansi retribusi dan pencatatan transaksi yang berujung pada peningkatan akuntabilitas pendapatan daerah. Dengan sistem yang terhubung langsung ke pelabuhan ekspor, seperti Maluku Integrated Port, digitalisasi menjembatani berbagai kendala logistik dan birokrasi yang selama ini menghambat optimalisasi potensi perikanan Maluku.

Kepala Karantina Maluku Abdur Rohman menilai ekspor Maluku masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses pasar, minim fasilitas logistik, biaya tinggi, serta keterbatasan kontainer ekspor dan layanan fumigasi.

“Rencana aksi percepatan yang harus diambil meliputi fasilitasi perluasan pasar ekspor, penguatan kolaborasi antara instansi pusat dan daerah, peningkatan kapasitas pelaku ekspor, penyederhanaan perizinan, serta revitalisasi infrastruktur penunjang,”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.