Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Hari Ini, BMKG: Sejumlah Pulau Diguyur Hujan Disertai Petir

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 08:15 WIB | Oleh:
Cuaca Hari Ini, BMKG: Sejumlah Pulau Diguyur Hujan Disertai Petir Doc: ANTARA
Ket. Pengendara sepeda motor nekat berkendara saat hujan lebat disertai angin kencang dan petir terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (8/1/2025).

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah pulau di Tanah Air turun hujan disertai petir pada Jumat, seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan sejumlah kota besar diperkirakan hujan dengan beragam intensitas.

Dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Jumat, prakirawan cuaca BMKG, Sekar Anggraeni menyebutkan di Pulau Sumatera secara umum perlu diwaspadai, karena di Kota Tanjung Pinang diperkirakan terjadi hujan disertai petir, begitu juga dengan Bengkulu.

Kemudian, di Pulau Jawa, dia mengingatkan untuk waspada potensi hujan disertai petir terjadi di Kota Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang.

"Beralih ke Pulau Kalimantan, perlu diwaspadai untuk Kota Tanjung Selor, Palangka Raya dan Banjarmasin diperkirakan terjadi hujan disertai dengan petir," katanya.

Untuk Pulau Sulawesi, perlu diwaspadai untuk Kota Mamuju yang diperkirakan terjadi hujan disertai dengan petir.

Dia menyebutkan di Indonesia bagian timur, untuk Kota Merauke diperkirakan terjadi hujan disertai petir. Sedangkan Kota Medan secara umum berpotensi hujan ringan, sementara untuk Kota Jakarta secara umum berpotensi hujan ringan.

"Selanjutnya,k Kota Bandung berpotensi hujan ringan. Perlu diwaspadai untuk Kota Surabaya secara umum berpotensi hujan disertai kilat atau petir," ujarnya.

Sementara Kota Makassar, Sekar menyebutkan bahwa secara umum berpotensi hujan ringan dan Kota Jayapura secara umum berpotensi hujan sedang.

Dalam kesempatan itu, dia menambahkan bahwa kombinasi ketiga dinamika atmosfer, yakni bibit siklon tropis, pola angin, serta sirkulasi siklonik menyebabkan potensi hujan lebat hingga cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai, meliputi wilayah Gorontalo, Jawa Barat, sebagian besar Kalimantan, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, dan sebagian besar Sulawesi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.