Jepang Catat Rekor Suhu Tertinggi
📅 Jumat, 01 Agu 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: afp/Richard A. BrooksI
TOKYO - Jepang mencatat suhu tertinggi yang pernah melanda negara itu di Prefektur Hyogo, Jepang barat, demikian disampaikan Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA).
Suhu udara melampaui batas suhu manusia rata-rata, tercatat di angka 41,2 derajat Celsius di Kota Tamba, Prefektur Hyogo, pada Rabu (30/7) pukul 14.39 waktu setempat.
“Suhu ini melampaui rekor sebelumnya, yaitu 41,1 derajat Celsius, yang tercatat di Kota Kumagaya, Prefektur Saitama, pada 2018 dan di Kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, pada 2020,” ungkap JMA.
Sementara itu, Kota Fukuchiyama di Prefektur Kyoto dan Kota Maniwa di Prefektur Okayama pada Rabu juga mencatat suhu yang sangat tinggi, yaitu 40,6 derajat Celsius dan 40,2 derajat Celsius.
Pada hari yang sama, Jepang mencatat suhu udara di atas 40 derajat Celsius untuk kali pertama tahun ini. Tahun lalu, Kota Mino di Prefektur Gifu mencapai suhu tersebut pada 16 Agustus.
Sebaiknya Anda baca juga:
JMA mengatakan gelombang panas yang sedang berlangsung kemungkinan akan terus berlanjut di sebagian besar wilayah Jepang mulai Sabtu (2/8) hingga Senin (4/8).
Sementara itu kantor berita NHK melaporkan bahwa cuaca terik terus berlanjut di seluruh Jepang pada Kamis (31/7), dengan suhu yang mengancam jiwa lebih dari 40 derajat Celsius tercatat di beberapa tempat untuk dua hari berturut-turut.
“Cuaca panas ekstrem terutama melanda Jepang barat. Suhu mencapai 40,4 derajat di Kota Takahashi, Prefektur Okayama, pada Kamis sore,” lapor JMA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Suhu tertinggi hingga pukul 15.30 mencapai 39,5 derajat Celsius di Kota Fukuchiyama, Prefektur Kyoto, 39,3 derajat Celsius di Kota Iwakuni, Prefektur Yamaguchi, serta 38,9 derajat Celsius di Kota Nishiwaki di Prefektur Hyogo dan Kota Akiota di Prefektur Hiroshima.
“Peringatan sengatan panas dikeluarkan untuk 34 dari 47 prefektur di Jepang pada Kamis,” lapor NHK.
Peringatan Kesehatan
Terkait cuaca panas ekstrem ini, badan cuaca jepang mengimbau masyarakat agar menjaga tubuh tetap sejuk dengan menggunakan AC, mengkonsumsi cairan secara teratur dan garam yang cukup, serta sering beristirahat saat beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari terkena sengatan panas terkait gelombang panas ini.
Cuaca panas ekstrem menimbulkan ancaman khusus bagi populasi lansia yang besar di Jepang. Tercatat 10.804 orang, lebih dari separuhnya berusia di atas 64 tahun, dibawa ke rumah sakit karena kelelahan dan penyakit terkait panas lainnya dalam sepekan hingga 21 Juli dan angka ini merupakan jumlah mingguan tertinggi sepanjang tahun ini.
Suhu musim panas di Jepang telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir akibat pola cuaca yang lebih tidak menentu yang oleh para ilmuwan dikaitkan dengan krisis iklim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!