Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hebat, 9 Produk Khas Lokal Sulsel Terdaftar sebagai Indikasi Geografis

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 10:49 WIB | Oleh:
Hebat, 9 Produk Khas Lokal Sulsel Terdaftar sebagai Indikasi Geografis Doc: ist
Ket. kopi toraja

MAKASSAR – Ini sebuah prestasi di mana ada sembilan produk khas lokal Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil terdaftar sebagai produk Indikasi Geografis (IG) di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum (Kemenkum). 

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan Demson Marihot di Makassar, Kamis, mengatakan, dengan terdaftarnya di produk IG tersebut, maka sembilan produk khas itu sudah terlindungi secara hukum.

"Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu produk berasal dari suatu daerah tertentu. Dia memiliki kualitas, reputasi, atau karakteristik tertentu yang terkait dengan asal geografis suatu produk tertentu,” ujarnya.

Demson menjelaskan produk yang terdaftar di IG Ditjen Kemenkum merupakan bentuk perlindungan hukum atas kekayaan budaya dan alam yang unik. Dia juga menjadi langkah penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Dia mengatakan produk-produk unggulan yang telah terdaftar meliputi sektor pertanian, perkebunan, dan kerajinan tradisional. Di antaranya adalah Kopi Arabika Kalosi Enrekang yang menjadi pelopor IG dari Sulsel sejak 2012. Kemudian, disusul Kopi Arabika Toraja pada 2013, dan Lada Luwu Timur pada 2019. 

Tidak ketinggalan, komoditas khas lainnya seperti Beras Pulu’ Mandoti Enrekang (2020), Kopi Arabika Rumbia Jeneponto dan Kopi Arabika Bantaeng serta (2022) juga telah mendapatkan pengakuan hukum melalui sertifikat IG. 

Selanjutnya pada Tahun 2023 ada Jeruk Pamelo Pangkep juga terdaftar sebagai produk Indeks Geografis. Sementara itu tahun 2025, dua produk unggulan lainnya turut menyusul, yakni Tenun Sutera Sengkang dari Kabupaten Wajo yang resmi terdaftar pada awal 2025. 

"Terbaru Kopi Arabika Seko asal Luwu Utara juga mendapatkan pengakuan sebagai produk IG. Ini menegaskan reputasi Sulsel sebagai lumbung kopi berkualitas tinggi dengan karakteristik rasa yang khas berdasarkan kondisi geografis dan budaya lokal," katanya.

Selain produk yang telah terdaftar, sejumlah komoditas khas daerah juga sedang dalam proses pendaftaran. Di antaranya Beras Tarone Seko Luwu Utara yang telah memasuki tahap pemeriksaan substantif sejak 16 Juli 2025, serta Tenun Bira Bulukumba yang dijadwalkan mengikuti proses serupa pada 18 Agustus mendatang. 

Sementara itu, beberapa produk lainnya seperti Cabai Katokkon Toraja, Kopi Arabika Kahayya Bulukumba, Kopi Arabika Latimojong Luwu, dan Tenun Kajang Bulukumba telah memasuki tahap publikasi.

Kakanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal mengungkapkan bahwa dengan sertifikat IG, produk lokal lebih mudah dikenali dan dipercaya oleh konsumen, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Ini membuka peluang ekspor yang lebih besar dan memperkuat daya saing produk Indonesia.

“Produk yang telah terdaftar sebagai IG, harga jualnya akan lebih tinggi karena dijamin kualitas dan asal-usulnya. Ini tentu membawa manfaat langsung bagi petani, pengrajin, dan pelaku UMKM di daerah," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Pakar: Pangan dan Rupiah Ja...
Megapolitan
Usaha Kecil Ambil Bagian da...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.