Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

S&P Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia di Level BBB

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
S&P Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia di Level BBB Doc: antara
Ket. Deni Surjantoro Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu - Meskipun terdapat tantangan global yang belum mereda, kebijakan fiskal Indonesia dinilai tetap terukur dan konsisten.

Jakarta - Lembaga pemeringkat global Standard & Poor's (S&P) Global Ratings kembali mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil. Keputusan yang diumumkan pada 29 Juli 2025 ini diharapkan mendorong keyakinan yang kuat terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Seperti dikutip dari Antara, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyambut positif keputusan S&P tersebut. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro mengatakan outlook stabil yang diberikan menggambarkan keyakinan S&P terhadap keberlanjutan disiplin fiskal Indonesia.

“Meskipun terdapat tantangan global yang belum mereda, kebijakan fiskal Indonesia dinilai tetap terukur dan konsisten,” ujar Deni di Jakarta, Rabu (30/7),

Lebih lanjut, S&P memproyeksi defisit fiskal Indonesia akan tetap berada di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) selama tiga tahun ke depan.

S&P memproyeksikan pertumbuhan PDB Indonesia berada pada level 4,8 persen. Meski prediksi itu di bawah 5 persen, Kemenkeu meyakini S&P melihat peluang bahwa Indonesia bisa mencetak pertumbuhan yang tinggi dalam beberapa tahun ke depan, di mana permintaan domestik diyakini akan terus menjadi pendorong utama momentum pertumbuhan.

Dalam analisisnya, S&P Global Rating mengidentifikasi bahwa upaya penguatan stabilitas faktor eksternal dapat menjadi kunci pendorong peningkatan peringkat kredit Indonesia. Hal ini didukung oleh strategi pemerintah dalam mengembangkan industri berbasis komoditas dan hilirisasi.

Inovasi pembiayaan pembangunan seperti pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) Danantara, yang juga dicatat oleh S&P, diharapkan dapat mengakselerasi pembiayaan proyek strategis nasional sehingga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

S&P mencatat adanya potensi peningkatan peringkat kredit Indonesia di masa mendatang apabila Pemerintah melakukan upaya penguatan stabilitas faktor eksternal tersebut.

“Ke depan, Pemerintah bersama Bank Indonesia akan terus waspada terhadap dinamika dan risiko eksternal, seperti yang telah berhasil dilalui pada tahun-tahun sebelumnya. Prioritas akan tetap difokuskan pada pengendalian inflasi, menjaga daya beli masyarakat, serta mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional yang solid,” kata Deni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.