Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Maluku Harapkan para Lulusan IPDN Kembali ke Kampung untuk Membangun Daerah

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 13:06 WIB | Oleh:
Maluku Harapkan para Lulusan IPDN Kembali ke Kampung untuk Membangun Daerah Doc: ist
Ket. praja ipdn

AMBON – Memang sudah seharusnya anak-anak daerah kembali ke daerah usai belajar. Tujuannya agar mereka ikut membangun daerah asal sehingga lebih maju. Itulah yang diharap dari para lulusan IPDN asal Maluku.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menyiapkan 25 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII untuk bertugas dan mengabdi di wilayah tersebut. “Hal ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur birokrasi di tingkat daerah,” kata Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Selasa.

Ia mengatakan dari 25 lulusan yang akan mengabdi di Maluku, 23 diantaranya merupakan putra-putri asli daerah, sementara dua lainnya berasal dari provinsi lain yang mendapatkan penugasan di wilayah tersebut. “Para lulusan akan disebar ke seluruh kabupaten/kota di Maluku serta bertugas di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, mereka ini adalah masa depan birokrasi Maluku,” ujar Vanath.

Ia mengingatkan bahwa seluruh biaya pendidikan IPDN ditanggung oleh negara dan diharapkan dapat dibalas dengan dedikasi dan pengabdian yang tulus kepada daerah dan bangsa. Penugasan lulusan IPDN ke daerah merupakan bentuk implementasi dari kebijakan nasional dalam mencetak kader-kader pamong praja yang siap mengabdi di birokrasi pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Fungsi penugasan ini memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menegaskan bahwa calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil pendidikan kedinasan dapat diangkat menjadi PNS dan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintah.

Selain itu, Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2001 tentang Pendidikan Kedinasan di IPDN menyebutkan bahwa IPDN merupakan lembaga pendidikan kedinasan yang secara khusus disiapkan untuk menghasilkan pamong praja profesional.

Pada kesempatan itu, penempatan Pamong Praja Muda ini menjadi momen penuh haru, terutama dengan kehadiran para orang tua yang menyaksikan anak-anak mereka resmi dikukuhkan. Vanath menyebut kebanggaan tersebut tidak hanya milik pemerintah, tetapi juga milik keluarga dan masyarakat Maluku.

“Kalian semua sekolah empat tahun ini gratis, dibiayai pemerintah. Kalian sekarang sudah pakai seragam ini, berarti sudah punya tanggung jawab untuk bekerja dengan integritas. Ini bukan hanya kebanggaan kami di pemerintah, tapi juga milik orang tua yang telah mendorong anak-anak mereka untuk berkontribusi bagi negeri,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan keteladanan sebagai aparatur negara di daerah. Menurutnya, pengabdian tidak hanya soal penempatan, tetapi soal semangat membangun bangsa dari pinggiran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Harga Cabai Rawit Rp54.350/Kg, Telur Ayam Rp29.600/Kg

37 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp54.350/...
Megapolitan
Uang Masuk dari Sektor Park...

Teknologi AI Harus Digenggam Kaum Muda

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Teknologi AI Harus Digengga...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.