Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota DPR RI Pastikan Ikan Waduk Cirata Bebas Merkuri usai Uji Lab

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 21:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggota DPR RI Pastikan Ikan Waduk Cirata Bebas Merkuri usai Uji Lab Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi IV DPR RI, drh Slamet, didampingi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat RK Dadan Surya Negara, bersama pembudidaya ikan di Waduk Jangari, Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat, pastikan ikan budi daya bebas merkuri.

CIANJUR – Anggota  DPR RI memastikan ikan yang dibudidayakan di perairan Waduk Cirata khususnya wilayah Jangari-Cianjur, Jawa Barat, bebas merkuri setelah para pembudidaya menerima hasil uji laboratorium di Bogor. 

Anggota Komisi IV DPR RI, drh Slamet, di Cianjur, Selasa (29/7), mengatakan hasil uji laboratorium yang dilakukan para pembudidaya ke laboratorium di Bogor hasilnya tidak terdeteksi atau not detected kandungan merkuri pada ikan mas dan nila yang dibudidayakan.

"Saya datang ke Cianjur menemui pembudidaya ikan Koperasi Jagaraksa Coklat, Kecamatan Mande, untuk mendengarkan aspirasi terkait statemen dari Menteri Kelautan dan Perikanan yang mengatakan ikan di Cirata tercemar merkuri," katanya.

Dia memastikan ikan yang dibudidayakan di Waduk Cirata termasuk wilayah Jangari, layak konsumsi karena terdapat dua bukti dari salah satu laboratorium di Bogor sehingga dapat mematahkan pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan.

Pasalnya ungkap nelayan, dampak dari pernyataan tersebut membuat perekonomian pembudidaya ikan di Cianjur terganggu, bahkan omset mereka terus menurun dan harga ikan yang dijual menjadi murah serta banyak keraguan dari pembeli untuk berbelanja ikan.

"Saya mewakili teman-teman pembudidaya dan nelayan di Cianjur akan meminta klarifikasi dari Pak Menteri Kelautan, seharusnya sesuai program pemerintah sedang menggalakkan bagaimana ekonomi masyarakat bangkit untuk mengurangi angka kemiskinan," katanya.

Pihaknya juga meminta masyarakat tidak perlu ragu dengan ikan yang dihasilkan pembudidaya atau petani ikan di Waduk Cirata karena sudah dipastikan tidak mengandung merkuri dan Kementerian KKP memberikan solusi yang real, solusi yang nyata untuk agar pembudidaya semakin sejahtera.

Sementara anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, RK Dadan Surya Negara, menambahkan seiring keluarnya hasil uji laboratorium yang tidak ditemukan merkuri dapat mengembalikan kepercayaan para konsumen mengkonsumsi ikan nila dan mas dari perairan Waduk Cirata.

"Para petani di Ciarat-Jangari berinisiatif melakukan uji lab dan hasilnya tidak ada merkuri di Cirata, sehingga kami berharap masyarakat sebagai konsumen tidak lagi ragu untuk mengkonsumsi ikan dari Waduk Cirata," katanya.

Wakil Ketua Koperasi Jagaraksa Coklat yang juga pembudidaya ikan di Blok Dermaga Coklat Wilayah Jangari Ade Sofyan, mengatakan uji laboratorium yang dilakukan bersama para petani ikan di wilayah Jangari secara swadaya guna memastikan keamanan dan kelayakan ikan yang dibudidayakan.

"Kami langsung berinisiatif melakukan uji laboratorium guna memastikan ikan hasil budidaya di Waduk Cirata layak dan aman dikonsumsi karena pernyataan Menteri KKP membuat kami merugi karena penghasilan terus menurun," katanya.

Dia menjelaskan, penurunan angka penjualan mencapai 50 persen yang biasanya di akhir pekan pembudidaya dapat menjual ikan sampai 10 ton namun saat ini paling tinggi di angka 5 ton, sedangkan hari biasa hanya bisa menjual 1 sampai 2 ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.