Fajar/Fikri Tak Terbendung di “Sarang Naga”
📅 Senin, 28 Jul 2025, 07:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Foto: PP PBSI
JAKARTA – Perjalanan luar biasa dicapai ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Shohibul Fikri di sarang naga, Tiongkok. mereka menjadi kampiun di ajang China Open 2025. Semua ganda top dunia dari tiga Negara: Korea, Tiongkok, dan Malaysia dilibas.
Baru sebulan dipasangkan, mereka langsung meraih gelar juara turnamen BWF Super 1000. Mereka mengalahkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam laga final yang digelar Minggu (27/7). Kemenangan diraih secara meyakinkan, dua gim langsung 21-15, 21-14.
Ini menjadi gelar perdana Fajar/Fikri sebagai pasangan. Semoga inimenjadi titik balik positif sektor ganda putra Indonesia yang tengah mencari bentuk terbaik. Fajar sebelumnya berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto. Sedangkan Fikri dikenal sebagai tandem lama Bagas Maulana. Kini, duet baru ini justru tampil solid dan langsung menyatu di lapangan.
China Open merupakan turnamen kedua yang mereka ikuti. Dalam debut di Japan Open pekan lalu, Fajar/Fikri kandas di babak perempat final setelah kalah dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Namun hanya sepekan berselang. Mereka bangkit dan tampil tanpa cela di Changzhou.
Perjalanan menuju podium tertinggi tidak mudah. Di babak 16 besar, Fajar/Fikri menyingkirkan unggulan ketujuh asal Indonesia, Sabar Karyaman/Reza Pahlevi. Di perempat final, mereka mengatasi pasangan terbaik Korea Selatan Kim Won Hoo/Seo Seung Jae. Bahkan wakil terbaik tuan rumah Wang Chang/Liang WK dilibas di semifinal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dominasi berlanjut di partai puncak. Menghadapi pasangan peraih emas Kejuaraan Dunia 2022, Fajar/Fikri menunjukkan agresivitas dan koordinasi yang impresif. Mereka mengendalikan tempo permainan sejak awal dan tak memberi ruang bagi Aaron/Soh untuk berkembang.
Usai laga, Fajar/Fikri melakukan selebrasi khas: joget Pacu Jalur, tarian tradisional Riau yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kemenangan. Momen itu menjadi simbol kuat lahirnya sinergi baru di antara keduanya.
Lebih dari sekadar trofi, kemenangan ini memutus paceklik gelar prestisius Indonesia sepanjang musim BWF World Tour 2025. Sebelum ini, skuad Merah Putih hanya mencatatkan dua gelar level Super 300 melalui pasangan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva (Thailand Masters) dan Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu (Taiwan Open).
Sebaiknya Anda baca juga:
China Open 2025 juga menyaksikan dominasi tuan rumah. Dalam empat partai lainnya, seluruh gelar jatuh ke tangan wakil Tiongkok melalui final sesama pemain negeri sendiri. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!