Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sarajevo Operasikan Kembali Trem Tua selama Libur Musim Panas

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 21:26 WIB | Oleh:
Sarajevo Operasikan Kembali Trem Tua selama Libur Musim Panas Doc: ANTARA/Yashinta Difa
Ket. Trem tua dari tahun 1895 beroperasi kembali selama liburan musim panas di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina.

JAKARTA - Pada suatu pagi musim panas bulan Juli, sebuah lokomotif kecil melintas di sepanjang Zmaja od Bosne, salah satu jalan utama di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina.

Kehadiran trem berwarna hijau tua dengan ornamen kayu itu menjadi daya tarik baru, bukan hanya bagi wisatawan, tetapi juga masyarakat setempat.

Ketika tiba di Halte Marijin Dvor, tampak beberapa orang berniat naik trem tersebut, tetapi kemudian urung setelah kondektur memberi tahu mereka harga tiketnya.

Benar saja, saat ANTARA hendak naik, pria paruh baya yang adalah kondektur menginformasikan harga tiket 10 KM (sekitar Rp97 ribu) untuk sekali jalan. Harga tersebut terbilang sangat mahal dibandingkan harga tiket untuk trem biasa, yakni 2,20 KM (sekitar Rp21 ribu).

Setelah membayar dengan mata uang setempat, ANTARA dipersilakan naik ke trem tua yang hanya terdiri dari satu lokomotif.

Di dalamnya, kesan vintage langsung terasa dari atap, lantai, dan bangku panjang untuk penumpang yang semuanya terbuat dari kayu.

Lokomotif berbentuk persegi panjang itu memiliki satu pintu di depan, dan satu di belakang. Pintu belakang dijaga oleh kondektur yang bertugas melayani penjualan tiket dan naik turunnya penumpang, sementara di depan terdapat masinis yang mengoperasikan trem, serta seorang asistennya. Ketiganya adalah laki-laki yang kompak memakai kaos putih berkerah.

Kepada ANTARA, si kondektur menjelaskan bahwa lokomotif yang mulai beroperasi pada 1895 itu merupakan trem listrik tertua di Eropa, bahkan lebih tua daripada yang ada di Wina, Austria.

Selama musim panas tahun ini —yang merupakan masa liburan bagi sebagian besar warga Eropa— trem tua itu kembali beroperasi untuk menarik perhatian masyarakat setempat juga wisatawan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.