Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Alat Sekolah dari Dana CSR

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 21:43 WIB | Oleh:
Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Alat Sekolah dari Dana CSR Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Wali Kota Madiun Maidi didampingi Wakil Wali Kota Bagus Panuntun, artis Darius Sinathrya, dan perwakilan pengusaha setempat menyerahkan bantuan 500 paket alat sekolah untuk para siswa SD di kawasan TPA Winongo Kota Madiun, Jatim, Kamis (24/7).

MADIUN - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, menyalurkan bantuan alat sekolah dari dana program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan dan artis sebagai upaya meningkatkan sektor pendidikan di kota tersebut.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Madiun Maidi didampingi perwakilan artis dan pengusaha serta jajaran OPD kepada sejumlah perwakilan siswa sekolah dasar sasaran di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo Kota Madiun, Kamis (24/7).

"Hari ini, pengusaha dan artis tahu perasaan orang tua. Artinya, setiap tahun ajaran baru dan sebagainya orang tua pasti disibukkan dengan masalah tas, seragam, sepatu, dan alat sekolah lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi alat sekolah putranya," ujar Wali Kota Maidi.

Maidi sangat mengapresiasi segala bentuk perhatian dari perusahaan atau pengusaha maupun pihak lain yang telah berkontribusi terhadap kemajuan pembangunan Kota Madiun.

"Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami dalam menciptakan kota dan sumber daya manusia yang lebih baik ke depan. Kegiatan seperti diharapkan dapat terus berlanjut," katanya.

Adapun bantuan alat sekolah yang disalurkan mencapai 500 paket berupa tas, buku tulis, dan alat tulis. Sebanyak 500 paket alat sekolah tersebut diserahkan kepada siswa SD sasaran yang telah disurvei terlebih dulu oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun.

Wali Kota Maidi menambahkan, sektor pendidikan merupakan salah satu fokus pembangunan pada masa jabatannya dalam mewujudkan visi Kota Madiun Maju Mendunia. Dibutuhkan peran serta semua pihak, termasuk dari unsur swasta dan masyarakat, untuk mewujudkannya.

Pemerintah Kota Madiun juga telah menganggarkan dana hingga Rp2 miliar lebih tiap tahun untuk bantuan pengadaan kain seragam sekolah gratis serta ongkos jahit untuk 5.840 siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayahnya sebagai upaya memajukan pendidikan di daerah setempat. Kain seragam tersebut diberikan kepada siswa baru kelas I SD dan VII SMP.

Bantuan itu merupakan upaya untuk memajukan sektor pendidikan di Kota Madiun, sekaligus wujud pemerintah untuk menyediakan pendidikan layak bagi seluruh anak di daerah setempat, serta menggerakkan sektor jasa penjahit. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.