Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penuhi Permintaan Pekerja Indonesia, Apjati Gandeng Asosiasi Agensi Tenaga Kerja Singapura

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 19:05 WIB | Oleh:
Penuhi Permintaan Pekerja Indonesia, Apjati Gandeng Asosiasi Agensi Tenaga Kerja Singapura Doc: Apjati
Ket. Association of Employment Agencies (Singapore), AEA(S) menyelenggarakan Bilateral Agency Forum Indonesia - Singapore bertajuk Strengthening Synergy for Responsible and Sustainable Migrant Worker Placement di Jakarta pada hari Senin (21/7).

JAKARTA – Singapura diperkirakan akan membutuhkan lebih dari 24.000 pengasuh (caregiver) lansia pada tahun 2030. Saat ini tercatat lebih dari 250.000 tenaga kerja domestik yang bekerja di rumah tangga di seluruh Singapura. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya keluarga lanjut usia dan pasangan bekerja.

Melihat peluang ini Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) bersama Asosiasi Agensi Tenaga Kerja Singapura atau Association of Employment Agencies (Singapore), AEA(S) menyelenggarakan Bilateral Agency Forum Indonesia - Singapore bertajuk Strengthening Synergy for Responsible and Sustainable Migrant Worker Placement di Jakarta pada hari Senin (21/7).

Didukung penuh oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, forum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral dan memperluas penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Singapura, khususnya di sektor domestik dan pengasuh lansia.

Dalam forum ini, KP2MI menegaskan komitmennya untuk mendorong penempatan PMI yang legal, aman, dan mengedepankan perlindungan menyeluruh. Selain membuka peluang kerja yang lebih luas, forum ini juga menjadi landasan awal peningkatan kerja sama formal antara pemerintah Indonesia dan Singapura untuk mewujudkan tata kelola penempatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Tenaga kerja Indonesia bukan hanya dibutuhkan, tetapi dipercaya. Singapura melihat kualitas, dan kita siapkan sistem penempatan yang mencerminkan keunggulan bangsa,” ujar Christina pada kesempatan tersebut.

Salah satu sorotan utama adalah pengembangan industri caregiver, mengingat kebutuhan Singapura yang diperkirakan mencapai 24.000 perawat lansia hingga tahun 2030. Untuk menjawab peluang ini, Apjati bersama KP2MI tengah menyiapkan skema penempatan berbasis Private-to-Private (P-to-P) yang melibatkan P3MI berpengalaman. Skema ini juga didukung oleh lintas kementerian seperti KemenPPPA dan Kemenaker, serta dilengkapi pelatihan intensif bagi calon caregiver Indonesia.

Forum ini juga merekomendasikan pembentukan Joint Task Force sebagai wadah perumusan langkah teknis dan kebijakan antara kedua negara. Hal ini untuk membuktikan bahwa Indonesia adalah mitra strategis tenaga kerja yang andal.

 “Kita ingin membuktikan bahwa Indonesia adalah mitra strategis tenaga kerja yang andal, bukan sekadar penyedia. Kolaborasi ini membuka era baru dari kuantitas menuju kualitas penempatan,” ucap Ketua Umum Apjati, Said Saleh Alwaini.

Melalui forum ini, APJATI, KP2MI, dan mitra di Singapura menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penempatan PMI menjadikannya lebih profesional, terlindungi, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional. Sinergi ini menandai langkah maju menuju wajah baru ketenagakerjaan Indonesia yang berdaya saing global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.